
Masa depan Harvey Elliott terlihat sangat tidak pasti setelah musim yang buruk saat dipinjamkan ke Aston Villa. (Dok. UEFA)
JawaPos.com – Mimpi buruk Harvey Elliott di Aston Villa segera berakhir. Namun, sebelum itu gelandang muda Liverpool tersebut masih harus menjalani satu momen yang terasa janggal.
Jumat malam waktu setempat, Elliott hanya bisa menyaksikan dari pinggir lapangan ketika Aston Villa dan Liverpool, dua klub yang sama-sama membayar gajinya, berduel memperebutkan tiket Liga Champions musim depan. Ironisnya, dia tak dianggap sebagai opsi utama di kedua kubu.
Harvey Elliott menghabiskan sebagian besar musim ini dalam situasi limbo, terjebak di ruang abu-abu tanpa kepastian arah karier.
Dipinjam Aston Villa tetapi jarang dimainkan, sementara peluang kembali masuk rencana Liverpool juga belum jelas. Di satu sisi dia masih berstatus aset klub besar, tetapi di sisi lain nyaris tak mendapat panggung untuk menunjukkan kualitasnya.
Bagi pemain yang sebelumnya digadang sebagai salah satu talenta menjanjikan Inggris, kondisi seperti itu bisa menjadi fase paling menyulitkan dalam perjalanan karier profesionalnya.
Status pinjaman membuat pemain 23 tahun itu tak bisa menghadapi klub induknya. Tetapi larangan bermain tersebut bukan masalah terbesar. Persoalan sesungguhnya adalah masa depannya yang makin kabur.
Sepanjang musim di Villa Park, Elliott nyaris menghilang. Total menit bermainnya hanya mencapai 277 menit. Sebuah angka yang sangat jauh dari ekspektasi ketika dia datang dengan status pinjaman musim panas lalu.
Pelatih Liverpool Arne Slot memastikan Elliott akan kembali ke Merseyside karena kontraknya masih berlaku. Namun, itu tak otomatis menjamin tempat di skuad musim depan.
Situasi tersebut bahkan membuat manajer Aston Villa Unai Emery angkat bicara. Dia mengaku tak nyaman dengan kondisi yang dialami Elliott.
"Situasi ini memalukan bagi semua pihak," ujar Emery dikut New York Times. Dia bahkan menyampaikan permintaan maaf kepada sang pemain.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
