Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Mei 2026 | 18.46 WIB

Kemenangan Real Madrid atas Real Oviedo Diwarnai Aksi Protes Fans ke Florentino Perez, Arbeloa Pusing!

Real Madrid tumbangkan Real Oviedo di Santiago Bernabeu. (@realmadrid/X). - Image

Real Madrid tumbangkan Real Oviedo di Santiago Bernabeu. (@realmadrid/X).

JawaPos.com - Real Madrid bungkam Real Oviedo 2-0 dalam lanjutan La Liga pekan ke-36 yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Madrid pada Jumat (15/5). Real Madrid tampil kurang meyakinkan di awal laga. Peluang pertama datang dari Trent Alexander-Arnold pada menit ke-21, tetapi tembakannya dari luar kotak penalti masih melebar tipis.

Brahim Diaz kemudian memaksa kiper Oviedo Aaron Escandell melakukan penyelamatan krusial. Real Oviedo sebagai tim tamu pun sempat membalas lewat Nacho Vidal, tetapi tendangannya masih melambung. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Berawal dari kesalahan Oviedo di sisi kiri, Brahim Diaz mengirim bola ke tepi kotak penalti dan langsung disambar Gonzalo Garcia yang membuat skor berubah menjadi 1-0.

Memasuki babak kedua, Oviedo nyaris menyamakan kedudukan lewat peluang Alberto Reina, tetapi sepakannya masih melebar. Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa lalu memasukkan Kylian Mbappe dan Jude Bellingham untuk mengubah jalannya permainan. 

Pada menit ke-80, Bellingham memastikan kemenangan Los Blancos. Menerima umpan pendek dari Mbappe, gelandang asal Inggris itu berhasil membobol gawang Oviedo dengan melepaskan tembakan rendah ke sudut kiri gawang. Oviedo pun memanfaatkan sisa waktu yang tersisa dengan mencoba memperkecil ketertinggalan lewat Haissem Hassan, tetapi peluang itu berhasil digagalkan kiper Thibaut Courtois.

Meski meraih kemenangan, laga itu diwarnai aksi protes suporter terhadap presiden klub Real Madrid, Florentino Perez. Aksi protes itu juga tampak dari stadion yang tidak terisi penuh. Perez sendiri mendapat tekanan akibat Real Madrid telah dua musim tanpa trofi. Suporter pun bertambah kesal ketika dalam konferensi pers sebelumnya, Perez menegaskan tidak akan mundur, tetapi membuka peluang pemilihan untuk mencari penantang.

Dilansir dari ESPN, ketegangan bahkan sempat terlihat sebelum laga dimulai ketika Perez dilaporkan terlibat adu argumen singkat dengan sejumlah penggemar di area hospitality. Sekitar menit ke-10, sebuah spanduk bertuliskan “Florentino, pergi sekarang,” sempat dibentangkan di tribun sebelum akhirnya diamankan petugas.

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa dalam konferensi pers setelah pertandingan mengakui situasi tim saat ini tidak ideal. Arbeloa menyoroti tekanan tinggi akibat musim tanpa gelar yang membuat setiap pertandingan terasa lebih sulit.

“Saya rasa ini bukan situasi yang membuat kami merasa nyaman, karena di klub ini kami sudah memahami tingkat tuntutan yang ada. Musim yang buruk bertepatan dengan satu musim lagi tanpa meraih gelar dan itu membuat situasi ini semakin sulit, pertandingan-pertandingan menjadi lebih rumit, dan semuanya terasa jauh lebih berat,” ujar Arbeloa dikutip dari situs resmi klub.

Arbeloa juga menegaskan bahwa keputusan tidak menurunkan Mbappe sebagai starter murni pertimbangan kondisi fisik dan jadwal pertandingan. Arbeloa menampik adanya konflik dengan sang pemain, meski mengakui ketidakpuasan pemain yang tidak dimainkan merupakan hal yang wajar.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore