
Mikel Arteta menjelaskan keputusan tak biasa memasukkan Martin Zubimendi usai Ben White cedera saat Arsenal menghadapi West Ham United. (Instagram/@martin_zubimendi)
JawaPos.com - Arsenal sedang menghadapi situasi rumit di sektor bek kanan menjelang akhir musim. Cedera yang menimpa Ben White membuat Mikel Arteta kembali harus memutar otak mencari solusi darurat di tengah jadwal penting yang masih menanti.
Di tengah kondisi tersebut, legenda Manchester United, Paul Scholes, justru melihat Declan Rice sebagai sosok yang bisa menjadi jawaban sementara untuk posisi itu.
Masalah bermula ketika Arsenal kehilangan Jurrien Timber sejak pertengahan Maret. Ben White yang baru kembali dimainkan saat menghadapi West Ham United akhir pekan lalu ternyata juga harus ditarik keluar akibat cedera lutut.
Situasi itu memaksa Arteta melakukan perubahan cepat. Martin Zubimendi masuk dari bangku cadangan, sementara Rice digeser dari lini tengah ke posisi bek kanan.
Meski Arsenal tetap mampu menjaga clean sheet dan mengamankan kemenangan penting dalam persaingan gelar, perubahan posisi Rice membuat permainan mereka sedikit goyah dalam fase transisi. West Ham sempat mendapatkan momentum setelah perubahan tersebut.
Arteta kemudian melakukan penyesuaian lagi dengan memasukkan Cristhian Mosquera di babak pertama untuk mengisi sektor kanan pertahanan, sementara Rice kembali ke posisi aslinya di lini tengah.
Baca Juga:Gary Neville Soal Juara Liga Champions: PSG Lebih Unggul Tapi Arsenal Punya Sesuatu untuk Menang!
Namun, performa Rice sebagai bek kanan ternyata cukup menarik perhatian. Gelandang timnas Inggris itu sebelumnya juga pernah bermain penuh selama 90 menit di posisi serupa saat melawan Brighton pada Desember lalu dan tampil cukup solid.
Karena kondisi White masih meragukan dan belum ada kepastian kapan Timber bisa kembali bermain, Arsenal kemungkinan memang harus memakai solusi alternatif hingga akhir musim, termasuk menjelang final Liga Champions.
Dalam podcast The Good, The Bad and The Football, Scholes membahas kemungkinan tersebut bersama Nicky Butt. Mereka mengenang bagaimana Roy Keane dulu beberapa kali dimainkan di posisi bertahan demi kebutuhan tim.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
