
Lautaro Martinez dan Christian Chivu (Inter News)
JawaPos.com – Inter Milan balik ke Stadio Olimpico, Roma, dini hari nanti (14/5) setelah menghabisi SS Lazio tiga gol tanpa balas dalam giornata 36 Serie A akhir pekan lalu (9/5). Bedanya, kali ini Nerazzurri –sebutan Inter Milan– membidik doblete dalam final Coppa Italia (siaran langsung ANTV pukul 02.00 WIB).
Doblete adalah menyandingkan scudetto Serie A dengan gelar juara Coppa Italia. Inter sudah menyegel scudetto akhir bulan lalu (27/4) atau saat skuad besutan Cristian Chivu bermain seri 2-2 kontra Torino FC dalam giornata ke-34. Inter kali terakhir merasakan doblete pada musim 2009–2010 atau di era kepelatihan Jose Mourinho.
’’Meraih doblete akan sangat berarti karena Inter sudah lama tidak pernah merasakannya. Ini cara terbaik untuk mengakhiri musim,’’ kata il capitano sekaligus attaccante Inter Lautaro Martinez kepada Sky Sport Italia.
Meski kemenangan 3-0 atas Lazio baru empat hari lalu, Lautaro menilai atmosfer Olimpico bakal berbeda. Biancocelesti –julukan Lazio– pasti tidak ingin dipermalukan lagi. ’’Ini akan jadi laga yang sulit bagi kami,’’ ucap El Toro– julukan Lautaro.
Ucapan Lautaro itu dibenarkan bek kanan Lazio Adam Marusic. Menurut Marusic, kekalahan 0-3 tidak bisa dijadikan patokan karena pada saat itu mereka bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-59 setelah kartu merah yang diterima bek tengah Alessio Romagnoli.
Selain itu, atmosfer final Coppa Italia di kandang sendiri jelas berbeda dari laga Serie A tersebut.
’’Kami akan bermain untuk memperebutkan trofi. Dari situ, kami tahu arti pentingnya laga ini. Kami akan bermain berbeda pada Rabu malam (dini hari nanti, Red),’’ koar Marusic seperti dilansir dari Tuttomercatoweb.
Final Coppa Italia dini hari nanti bakal emosional bagi striker Lazio Pedro Rodriguez dan gelandang Inter Henrikh Mkhitaryan. Keduanya memiliki kesempatan terakhir memenangi trofi juara bagi klub masing-masing.
Pedro tidak diperpanjang kontraknya oleh Biancocelesti dan Mkhitaryan siap gantung sepatu akhir musim ini.
’’Karierku hebat dan aku senang telah melaluinya dalam sepak bola. Aku senang telah menjadi bagian dari Inter dalam empat musim terakhir,’’ beber Mikhi –sapaan akrab Mkhitaryan– dalam kata-kata perpisahan kepada surat kabar La Gazzetta dello Sport.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
