
Lionel Messi, Bad Bunny dan Timothee Chalamet (Bein Sports)
JawaPos.com – Kampanye promosi Piala Dunia 2026 menjadi perbincangan publik setelah menghadirkan kolaborasi besar antara dunia sepak bola dan hiburan.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Minggu (10/5), Lionel Messi, Lamine Yamal, Bad Bunny, dan Timothée Chalamet tampil sebagai bintang utama dalam proyek promosi bertajuk Backyard Legends.
Kampanye tersebut disebut berhasil menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus memperkuat antusiasme publik menjelang turnamen sepak bola terbesar dunia.
Film pendek dalam kampanye ini mengisahkan perjalanan Timothée Chalamet yang membentuk tim untuk menghadapi kelompok misterius tak terkalahkan dalam sepak bola jalanan.
Di sepanjang cerita, sejumlah pemain muda berbakat seperti Lamine Yamal, Jude Bellingham, dan Trinity Rodman turut bergabung dalam petualangan tersebut. Kehadiran para pemain itu menggambarkan semangat kreativitas dan kebebasan yang identik dengan budaya sepak bola jalanan.
Momen paling mencuri perhatian muncul ketika Lionel Messi tampil bersama penyanyi dunia Bad Bunny. Keduanya digambarkan mengawasi tim yang tengah bersiap menghadapi tantangan besar dalam cerita kampanye tersebut.
Kehadiran Messi dinilai memberi makna simbolis karena mempertemukan akar sepak bola jalanan dengan level tertinggi kompetisi profesional dunia.
Selain menampilkan generasi pemain masa kini, kampanye ini juga menghadirkan sosok legendaris sepak bola dunia. Zinedine Zidane, David Beckham, dan Alessandro Del Piero muncul melalui teknologi efek digital dalam versi usia muda mereka. Kehadiran para legenda tersebut memperkuat pesan tentang kesinambungan generasi dalam dunia sepak bola.
Sejumlah pemain aktif lain juga tampil sebagai kameo dalam proyek promosi tersebut. Nama-nama seperti Ousmane Dembele, Raphinha, Pedri, Florian Wirtz, hingga Santiago Gimenez turut meramaikan cerita yang disajikan. Kehadiran banyak figur dari berbagai negara membuat kampanye ini terasa lebih global dan inklusif.
Dengan gaya visual terinspirasi era 1990-an serta musik bernuansa nostalgia, kampanye ini dinilai lebih dari sekadar iklan olahraga biasa. Proyek tersebut berusaha merayakan sepak bola sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai generasi dan latar budaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
