
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. (Istimewa)
JawaPos.com - Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal di semifinal Liga Champions memang menyisakan sejumlah momen kontroversial. Namun alih-alih meluapkan kekecewaan, Diego Simeone justru memilih jalur yang lebih tenang dan elegan dalam menanggapi keputusan wasit.
Datang ke London dengan agregat imbang 1-1, Atletico harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah gol Bukayo Saka di akhir babak pertama menjadi penentu. Meski begitu, jalannya pertandingan tak lepas dari perdebatan, terutama terkait dua klaim penalti yang gagal didapatkan tim tamu.
Pertama, saat Giuliano Simeone terjatuh setelah mendapat tekanan dari Gabriel dalam situasi satu lawan satu dengan kiper. Lalu tak lama berselang, Antoine Griezmann juga meminta penalti usai tekel Riccardo Calafiori. Namun kedua momen itu tak menghasilkan apa-apa, dengan wasit tetap pada keputusannya.
Melansir Give Me Sport, ketika diminta komentar soal kontroversi tersebut, Simeone justru menolak menjadikannya sebagai bahan keluhan.
"Saya tidak akan fokus pada hal sederhana seperti insiden Griezmann. Jelas sekali, itu pelanggaran. Wasit mengatakan ada pelanggaran yang dilakukan Marc [Pubill] terhadap salah satu pemain mereka. Saya tidak akan fokus pada itu. Itu hanya akan menjadi alasan, dan saya tidak ingin membuat alasan."
Sikap ini menunjukkan pendekatan khas Simeone: lebih memilih melihat ke dalam timnya sendiri ketimbang mencari kambing hitam di luar lapangan.
Diego Simeone juga menyoroti perjalanan Atletico Madrid musim ini yang menurutnya tetap layak diapresiasi.
"Kami sampai di tempat yang tak seorang pun bayangkan, bersaing dengan tim yang memiliki kekuatan luar biasa. Saya bangga berada di posisi ini. Di pramusim, saat tim diperkenalkan, saya mengatakan kami akan bersaing.”
“Dan kami memang bersaing. Sayangnya, kami belum memenangkan apa pun, tetapi kami telah mencapai tempat-tempat yang tidak mudah dicapai."

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
