
Myles Lewis-Skelly mencuri perhatian sebagai sosok kunci di balik kemenangan Arsenal atas Atletico Madrid, bahkan disebut sebagai game changer oleh para fans. (Istimewa)
JawaPos.com - Arsenal memang lolos ke final Liga Champions berkat gol Bukayo Saka, tapi kalau bicara soal sosok yang benar-benar mengubah jalannya pertandingan, banyak yang justru menunjuk nama lain: Myles Lewis-Skelly.
Remaja yang baru mencatatkan 17 penampilan musim ini itu tampil luar biasa saat Arsenal mengamankan kemenangan 1-0 di Emirates, sekaligus memastikan agregat 2-1 atas Atletico Madrid. Di tengah tekanan besar semifinal, Lewis-Skelly justru menunjukkan kematangan yang jauh melampaui usianya.
Melansir Give Me Sport, sepanjang pertandingan, nama yang paling sering diteriakkan fans bukan Saka atau bintang mahal lainnya. Justru Lewis-Skelly yang jadi pusat perhatian. Sebuah momen yang terasa seperti “pengumuman resmi” bahwa Arsenal punya bintang baru.
Baca Juga:Mantan Wasit FIFA Nilai Gabriel Memang Tak Layak Kartu Merah Setelah Insiden dengan Giuliano Simeone
Penampilan ini bukan kebetulan. Sebelumnya, ia juga tampil impresif saat Arsenal menang 3-0 atas Fulham di liga. Dua laga besar, dua performa meyakinkan, cukup untuk mulai menggeser hierarki di lini tengah tim asuhan Mikel Arteta.
Selama musim ini, duet Declan Rice dan Martin Zubimendi terbilang solid. Tapi kehadiran Lewis-Skelly memberikan dimensi berbeda. Saat dimainkan bersama Rice, ia menawarkan energi, ketenangan, dan yang paling penting: keseimbangan.
Perannya memungkinkan Rice untuk lebih bebas maju membantu serangan, sesuatu yang langsung terasa dampaknya dalam permainan Arsenal.
Tak heran, reaksi fans pun langsung meledak. Banyak yang merasa ia sudah pantas jadi pilihan utama, bahkan mulai membandingkannya dengan pemain yang lebih senior.
Antusiasme itu bahkan merambah ke level internasional. Ada yang mulai mendorong namanya masuk ke skuad Inggris untuk Piala Dunia. Meski terdengar ambisius, performanya di panggung sebesar Liga Champions memang memberi alasan untuk berharap.
Namun realitanya tidak sesederhana itu. Persaingan di lini tengah Inggris sangat ketat, dengan nama-nama besar yang sudah lebih dulu mapan. Tapi ada celah lain yang mungkin lebih realistis: posisi bek kiri.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
