FIFA resmi memperketat aturan jelang Piala Dunia 2026, termasuk potensi kartu merah bagi pemain yang menutup mulut saat bertengkar, usai insiden Vinicius dan Prestianni. (Instagram/@areagang_tno)
JawaPos.com - Piala Dunia 2026 bakal hadir dengan aturan yang lebih tegas. FIFA kini membuka kemungkinan kartu merah bagi pemain yang menutup mulut saat terlibat adu argumen di lapangan.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Ada latar belakang panas yang memicu perubahan tersebut, salah satunya insiden yang melibatkan Vinicius Junior dan Gianluca Prestianni di Liga Champions awal tahun ini.
Melansir Sports Illustrated, dalam pembaruan terbaru dari IFAB, wasit kini diberi wewenang untuk mengusir pemain jika mereka sengaja menutup mulut saat berbicara dengan lawan atau ofisial dalam situasi panas.
Baca Juga:Neymar Berharap Dipanggil Ancelotti ke Piala Dunia 2026, Impikan Final Brasil vs Argentina
Tujuannya jelas: mencegah pemain menyembunyikan ucapan yang berpotensi kasar, diskriminatif, atau melanggar aturan yang tidak bisa terdeteksi kamera maupun ofisial.
Meski begitu, keputusan tetap ada di tangan wasit. Jadi, tidak semua aksi menutup mulut otomatis berujung kartu merah karena konteks tetap jadi penentu.
Kasus ini mulai jadi sorotan setelah pertandingan antara Benfica dan Real Madrid di babak gugur Liga Champions, Februari lalu.
Dalam laga tersebut, Prestianni terlihat menutup mulutnya dengan jersey saat berbicara dengan Vinicius. Vinicius bereaksi keras dan langsung melaporkan kejadian itu ke wasit.
Situasi memanas. Bahkan pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit setelah wasit mengaktifkan protokol terkait dugaan pelecehan.
Awalnya, isu yang mencuat adalah dugaan rasisme. Namun setelah investigasi, Prestianni dinyatakan bersalah atas perilaku homofobik, bukan rasisme, dan dijatuhi sanksi larangan bermain.
Insiden ini membuka mata banyak pihak: komunikasi tertutup di lapangan bisa menyembunyikan hal serius.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan pandangan yang cukup lugas soal aturan ini.
“Jika seorang pemain menutup mulutnya dan mengatakan sesuatu, dan hal ini berakibat rasis, maka dia harus dikeluarkan dari lapangan, jelas,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022