Mikel Arteta sesalkan keputusan wasit saat Arsenal ditahan imbang Atletico Madrid 1-1. (@LigadeCampeones/X).
JawaPos.com - Arsenal gagal menjaga keunggulan dan harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Atletico Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (29/4) malam. Hasil ini membuat peluang kedua tim masih sama-sama terbuka jelang leg kedua.
Pasukan Mikel Arteta sebenarnya memulai laga dengan cukup solid. Bahkan, mereka sempat unggul lebih dulu lewat penalti Viktor Gyokeres menjelang turun minum.
Namun, Atletico tampil jauh lebih agresif di babak kedua dan akhirnya menyamakan skor melalui gol penalti Julian Alvarez.
Melansir Sports Illustrated, meski tidak kalah, performa Arsenal menyisakan sejumlah catatan penting. Jika ingin melangkah ke final, ada beberapa hal yang wajib segera dibenahi Arteta.
Musim debut Gyökeres bersama Arsenal memang jauh dari kata mulus. Kritik datang bertubi-tubi, dan performanya kerap dipertanyakan. Tapi di laga sebesar ini, dia akhirnya menunjukkan mental yang dibutuhkan.
Dipercaya sebagai starter karena cedera Kai Havertz, Gyokeres sempat tampil biasa saja. Namun menjelang akhir babak pertama, ia memenangkan duel penting di kotak penalti dan dengan tenang mengeksekusi penalti.
Gol tersebut bukan sekadar angka di papan skor, tapi juga sinyal bahwa sang striker masih punya sesuatu untuk ditawarkan. Dalam tekanan besar, dia tidak goyah dan itu bisa jadi titik balik kepercayaan dirinya.
Penampilan Piero Hincapie di sisi kiri patut diapresiasi. Ia tampil disiplin, kuat dalam duel, dan sukses meredam ancaman dari sisi kanan Atletico.
Sayangnya, performa itu tidak diimbangi di sisi seberang. Ben White justru menjadi titik lemah. Keputusan cerobohnya yang berujung handball menghadirkan penalti bagi tuan rumah, momen yang mengubah arah pertandingan.
Baca Juga:Hasil Arsenal vs Atletico Madrid: Dua Penalti, Drama VAR, Semifinal Liga Champions Masih Terbuka!
Dalam laga sebesar ini, kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Arteta kini harus mempertimbangkan ulang komposisi lini belakangnya, terutama untuk leg kedua.
Ini mungkin jadi masalah paling mencolok. Alih-alih mempertahankan momentum setelah unggul, Arsenal justru tampil pasif di babak kedua.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
