
Skuad The Reds Musim 2025/26 (X/@ManUtd)
JawaPos.com - Gerbong besar perombakan kembali singgah di gerbang Old Trafford. Manchester United kini bersiap menghadapi musim panas yang sibuk, bukan sekadar memburu talenta baru, melainkan melakukan pembersihan besar-besaran untuk menyeimbangkan neraca keuangan yang mulai melebar.
Media raksasa Inggris menyebutkan, sebanyak 13 pemain masuk dalam daftar jual. "Ini bukan sekadar cuci gudang biasa, melainkan pengakuan atas kegagalan investasi ratusan juta poundsterling yang selama ini membebani klub," beber laporan Manchester Evening News.
Salah satu drama paling menyita perhatian adalah masa depan Marcus Rashford. Nama ikonik ini kini dikaitkan erat dengan Barcelona. Meski pihak klub merasa mahar GBP 26 juta yang ditawarkan terlalu rendah, posisi Rashford sudah bulat, ia ingin menetap di tanah Catalan. Kini, bola panas ada di tangan manajemen United untuk menentukan apakah mereka akan melepas sang putra daerah demi efisiensi gaji atau mempertahankannya meski hati sang pemain tak lagi di Manchester.
Langkah pembersihan ini juga menyasar Casemiro. Didatangkan dengan harga GBP 60 juta pada 2022, masa bakti gelandang asal Brasil itu dianggap telah usai. Kepergiannya menjadi simbol berakhirnya sebuah era singkat yang gagal membuahkan dominasi, sekaligus pukulan telak bagi kas klub karena nilai jualnya yang kini merosot tajam.
Di lini depan, nasib serupa dialami Rasmus Hojlund. Penyerang muda yang ditebus dengan nilai total mencapai GBP 72 juta itu kini selangkah lagi menuju Napoli dengan banderol hanya sekitar EUR 50 juta. Setali tiga uang, Jadon Sancho yang dulu diboyong dengan harga selangit GBP 73 juta, diprediksi akan pergi dengan status bebas transfer setelah gagal memenuhi ekspektasi publik Teater Impian.
Tak ada zona nyaman di Old Trafford musim ini. Di sektor pertahanan, Tyrell Malacia yang kerap didera cedera dan kiper Andre Onana pun tak luput dari evaluasi. Bahkan, rekrutan anyar seperti Joshua Zirkzee dan Manuel Ugarte berada dalam posisi terjepit setelah performa mereka dianggap belum mampu mengangkat performa tim secara signifikan.
Realitas yang dihadapi Manchester United saat ini sungguh getir. Dalam sepuluh tahun terakhir mereka hanya mampu mengoleksi enam trofi. Koleksi dua trofi FA, dua Piala liga, satu Community Shield, dan satu trofi Liga Europa menjadi saksi bisu betapa "Setan Merah" telah kehilangan taringnya.
Puasa gelar Liga Inggris sejak musim 2012/13 dibarengi dengan instabilitas di kursi manajerial. Sejak 2016, tercatat sudah ada sembilan pergantian pelatih, mulai dari Louis van Gaal, Jose Mourinho, hingga Ruben Amorim. Ironisnya, nama Michael Carrick berkali-kali muncul sebagai pelapis sementara, seolah menggambarkan betapa klub ini terus berputar dalam labirin yang sama.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
