Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 April 2026 | 23.00 WIB

Kerusuhan Pecah di National League, Gelandang York City Hiram Boateng Pukul Suporter

Pemain York City sempat pukul suporter yang terjun ke lapangan saat laga National League. (X/@YorkCityFC) - Image

Pemain York City sempat pukul suporter yang terjun ke lapangan saat laga National League. (X/@YorkCityFC)

JawaPos.com - Otoritas sepak bola Inggris Football Association (FA) bersama Greater Manchester Police tengah melakukan penyelidikan atas insiden yang terjadi dalam laga penentuan gelar National League antara Rochdale dan York City pada Sabtu (25/4).

Pertandingan yang digelar di Crown Oil Arena itu diwarnai kekacauan setelah suporter menyerbu lapangan pada menit-menit akhir laga. Insiden semakin memanas setelah gelandang York City Hiram Boateng terekam kamera memukul seorang suporter.

Kericuhan bermula pada menit kelima masa tambahan waktu ketika striker Rochdale, Emmanuel Dieseruvwe, mencetak gol lewat sundulan yang tampak akan memastikan kemenangan sekaligus promosi otomatis ke League Two.

Gol itu memicu euforia suporter tuan rumah yang langsung masuk ke lapangan. Pertandingan pun terhenti selama sekitar enam menit karena petugas keamanan berupaya mengendalikan situasi. Selain itu, pihak penyelenggara juga melakukan pengumuman lewat pengeras suara stadion berulang kali meminta penonton kembali ke tribun.

Di tengah kekacauan itu, sebuah video memperlihatkan Boateng terjatuh di lapangan dengan seorang suporter dan steward berada di dekatnya. Setelah berdiri, mantan pemain Crystal Palace itu terlihat melayangkan satu pukulan yang membuat suporter itu terjatuh.

Menanggapi kejadian tersebut, FA menyatakan sedang menyelidiki dua insiden sekaligus, yakni invasi lapangan dan dugaan kekerasan oleh pemain. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi tengah menelaah rekaman video dan CCTV.

“Kami mengetahui adanya video yang beredar terkait dugaan penyerangan yang melibatkan seorang pemain. Kami telah berkoordinasi dengan kedua klub dan National League. Rekaman tersebut akan kami analisis lebih lanjut,” tulis pernyataan resmi Greater Manchester Police dikutip dari Daily Mail.

Dalam perkembangan lain, empat suporter Rochdale telah ditangkap, masing-masing dengan dugaan pelanggaran berbeda, termasuk penyerangan, gangguan ketertiban umum, dan invasi lapangan. Sementara itu, satu suporter York City juga diamankan atas dugaan penyerangan dan akan menjalani pemeriksaan lanjutan.

Menariknya, penundaan pertandingan justru memberi keuntungan bagi York City. Pelatih mereka Stuart Maynard mengakui jeda itu membantu timnya menyusun strategi untuk peluang terakhir. Setelah laga dilanjutkan, Rochdale hanya perlu bertahan selama 65 detik tambahan untuk memastikan kemenangan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore