Arsenal kembali ke puncak klasemen, tapi bayang-bayang Manchester City dan badai cedera menghantui perburuan gelar Liga Inggris. (Instagram/@arsenal)
JawaPos.com - Arsenal akhirnya bisa bernapas lega setelah kembali ke puncak klasemen Premier League atau Liga Inggris usai meraih kemenangan penting atas Newcastle United. Kemenangan ini memberi keunggulan sementara bagi The Gunners, terutama saat rival utama mereka, Manchester City, tengah fokus menghadapi final Piala FA.
Pasukan Mikel Arteta bahkan berpeluang memperlebar jarak menjadi enam poin di puncak klasemen jika mampu mengalahkan Fulham pada laga berikutnya. Namun, bayang-bayang Manchester City masih menghantui, mengingat mereka memiliki satu pertandingan tunda yang bisa menjadi penentu dalam perebutan gelar.
Gol tunggal dari Eberechi Eze menjadi penyelamat Arsenal dalam laga melawan Newcastle, meski performa tim secara keseluruhan dinilai belum meyakinkan. Newcastle justru mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, walau tidak semuanya tepat sasaran.
Di tengah hasil positif tersebut, perhatian Arsenal kini beralih ke laga besar lainnya semifinal Liga Champions menghadapi Atletico Madrid. The Gunners kini harus berjuang di dua kompetisi sekaligus, menjaga peluang meraih sejarah musim ini.
Namun, kemenangan atas Newcastle juga membawa kabar kurang menyenangkan setelah Kai Havertz mengalami cedera yang membuat partisipasinya dalam waktu dekat diragukan. Kondisi ini menambah tekanan bagi Arteta dalam mengatur komposisi tim di fase krusial musim ini.
Performa individu pemain pun tak luput dari sorotan. Legenda Manchester United, Gary Neville, secara khusus mengkritik kontribusi Martin Zubimendi. Dalam podcast-nya, Neville mengaku memiliki ekspektasi lebih terhadap gelandang asal Spanyol tersebut.
"Saya pikir di awal musim Zubimendi adalah rekrutan hebat. Dia pemain yang bagus untuk Arsenal, tapi saat ini saya berharap dia bisa menjadi pembeda," ungkap Neville.
Ia juga menilai Zubimendi belum mampu mengontrol permainan seperti gelandang top dunia lainnya.
Padahal, Zubimendi termasuk pemain yang paling sering tampil musim ini setelah didatangkan dari Real Sociedad. Ia bahkan menjadi salah satu pilar utama di lini tengah bersama Declan Rice dan Martin Odegaard.
Neville juga menyoroti keseimbangan taktik lini tengah Arsenal yang dinilai belum optimal. Menurutnya, Arteta masih harus menemukan formula terbaik agar tim tetap solid tanpa kehilangan daya serang.
Di tengah tekanan tersebut, Rice mencoba membakar semangat tim. Ia menegaskan bahwa kemenangan atas Newcastle hanyalah satu langkah kecil dari target besar mereka.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
