
Liam Rosenior dipecat dari kursi kepelatihan Chelsea. (Istimewa)
JawaPos.com - Bagaimana sebenarnya suasana di balik layar Chelsea sebelum pemecatan Liam Rosenior? Jawabannya: jauh dari kondusif. Isu ruang ganti kini disebut sebagai salah satu alasan utama yang mempercepat berakhirnya masa jabatan sang pelatih.
Rosenior harus angkat kaki setelah hanya empat bulan menjabat, menyusul rentetan lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa satu pun gol. Catatan ini bukan sekadar buruk, ini jadi performa terburuk klub sejak 1912. Ya, bahkan dibandingkan dengan era ketika Titanic masih berlayar.
Tak heran, setelah pemecatan itu, langsung bermunculan berbagai kandidat pengganti. Chelsea kini kembali berburu manajer baru atau yang ketiga dalam satu musim.
Rotasi Berlebihan, Kepercayaan Mulai Luntur
Awalnya, Rosenior datang dengan pendekatan yang cukup menjanjikan. Ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan komunikatif, bahkan sempat berjanji membangun atmosfer positif di dalam skuad. Namun, seiring waktu, retakan mulai terlihat.
Melansir Give Me Sport, salah satu sumber masalah adalah keputusannya merotasi posisi kiper antara Robert Sanchez dan Filip Jorgensen. Pergantian yang terlalu sering ini dianggap mengganggu stabilitas tim.
Belum lagi soal minimnya kesempatan bermain untuk pemain seperti Josh Acheampong. Situasi ini memicu ketidakpuasan di kalangan pemain, terutama mereka yang merasa diperlakukan tidak adil.
Yang lebih mengkhawatirkan, suasana di kelompok pemain senior ikut berubah. Dalam beberapa pertemuan tim, mereka disebut memilih diam ketika diminta pendapat. Dalam dunia sepak bola, ini biasanya jadi tanda klasik: pelatih mulai kehilangan ruang ganti.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
