
Presiden Barcelona Joan Laporta. (Javier Borrego/AFP7)
JawaPos.com–Kegagalan Barcelona di panggung Eropa musim ini meninggalkan rasa pahit yang sulit ditelan. Bukan cuma soal hasil akhir, tapi juga bagaimana pertandingan berjalan.
Menurut presiden klub Joan Laporta, ada faktor besar di balik tersingkirnya timnya yaitu keputusan wasit. Barcelona memang menang 2-1 di markas Atletico Madrid pada leg kedua. Tapi hasil itu tidak cukup untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan 2-0 di leg pertama.
Agregat 3-2 memastikan langkah mereka terhenti di perempat final. Namun, melansir ESPN, bagi Laporta, cerita tidak berhenti di papan skor.
”Pertama-tama, selamat kepada Atletico karena telah mencapai semifinal, tetapi itu tidak mengurangi kekecewaan terhadap keputusan wasit, yang sangat memalukan,” ujar Joan Laporta.
Nada frustrasi sudah terasa sejak awal. Dia menyoroti sejumlah momen krusial, terutama di leg pertama, yang dianggap merugikan timnya.
”Ini tidak dapat diterima. Bahkan di leg pertama, kami tidak diberikan penalti karena handball Marc Pubill dan Pau Cubarsi diusir keluar lapangan padahal seharusnya hanya kartu kuning karena Giuliano Simeone tidak menguasai bola,” ujar Laporta.
Laporta juga menyinggung intervensi VAR yang menurutnya justru memperburuk situasi. ”Wasit membuat keputusan yang tepat dengan memberikan kartu kuning pada awalnya. Tapi VAR menuntut kartu merah yang benar-benar merusak peluang kami,” imbuh dia.
Masuk ke leg kedua, kontroversi ternyata belum selesai. Beberapa keputusan kembali jadi sorotan. Kartu merah Eric Garcia, gol Ferran Torres yang dianulir, hingga insiden yang melibatkan Dani Olmo dan Fermin Lopez.
”Untuk kartu merah Eric, Jules Koundé bisa saja dengan mudah mencapai bola, jadi Eric bukanlah pemain terakhir. Wasit sudah mengeluarkan kartu kuning dan VAR kembali turun tangan,” papar Laporta.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
