
Laga Bosnia-Herzegovina kontra Italia yang dimenangi Bosnia dan membawa mereka lolos ke Piala Dunia 2026. (Dok. Instagram/@reprezentacija.ba)
JawaPos.com - Sehari setelah jadi saksi bisu keberhasilan Bosnia-Herzegovina lolos ke Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Italia lewat adu penalti 4-1, Stadion Bilino Polje di Zenica tinggal nama. Federasi Sepak Bola Bosnia-Herzegovina (FBiH) mengumumkan bahwa Bilino Polje akan dirobohkan dalam pekan ini.
Seperti disampaikan oleh Presiden FBiH Vico Zeljkovic. ’’Sebagai komitmen untuk kemajuan sepak bola Bosnia,’’ sebut Zeljkovic di laman resmi federasi. Di lahan bekas Bilino Polje akan dibangun stadion anyar berkapasitas 18 ribu tempat duduk. Bilino Polje hanya berkapasitas 15.600 tempat duduk.
Baca Juga:Dianggap Biang Kegagalan Italia ke Piala Dunia 2026, Istri Alessandro Bastoni 'Dirujak' di Medsos
Stadion baru nantinya akan dibangun sesuai standart FIFA dan UEFA. ’’Ini jadi proyek serius kami tentang pembangunan stadion nasional. Proyek yang bisa jadi warisan untuk generasi di masa depan,’’ tutur Zeljkovic.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
