
Timnas Swiss menjalani sesi latihan sebelum menantang Bosnia-Herzegovina pada laga kedua Grup B di SoFi Stadium, Los Angeles. (Dok. Instagram/@swissnatimen)
JawaPos.com - Swiss nyaris mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan saat menghadapi Qatar pada laga pertama Grup B, Minggu (14/6). Sayangnya, tiga poin yang sudah di depan mata buyar akibat gol bunuh diri Miro Muheim pada masa injury time.
Hasil imbang 1-1 tersebut memicu kritik dari suporter di media sosial. Ada yang menyebut Swiss sebagai tim terburuk di Piala Dunia, ada pula yang menuding para pemain tampil memalukan. Kondisi ini membuat Rossocrociati -julukan Swiss-berada dalam tekanan.
Baca Juga:Qatar Tantang FIFA! Buntut Gagal Menang Kontra Swiss, Akibat Gangguan Teknis di Piala Dunia 2026
Nah, dalam situasi tersebut, Swiss harus langsung menghadapi ujian berikutnya. Mereka akan menantang Bosnia-Herzegovina pada laga kedua Grup B di SoFi Stadium, Los Angeles, dini hari nanti (siaran langsung TVRI pukul 02.00 WIB).
Gelandang Swiss Fabian Rieder sadar dengan kekecewaan yang dirasakan publik negaranya. Namun, pemain FC Augsburg itu berusaha tetap optimistis.
“Kami memiliki kualitas yang luar biasa dan semangat tim yang hebat. Kami ingin menunjukkannya pada pertandingan berikutnya untuk seluruh Swiss dan para suporter,” tegas Rieder kepada Blueplus.
Pemain 24 tahun tersebut mengaku sudah tidak sabar menantikan duel melawan Bosnia. Pada laga kontra Qatar, dia tampil selama 25 menit sebagai pemain pengganti. “Saya yakin kami memiliki banyak kualitas. Tim juga yakin akan hal itu, dan sekarang kami ingin meyakinkan para suporter,” lanjutnya.
Di sisi lain, teka-teki masih menyelimuti kapten Bosnia-Herzegovina Edin Dzeko. Dia mengalami cedera bahu saat playoff melawan Italia. Akibatnya, dia harus melewatkan beberapa laga uji coba menjelang Piala Dunia. Ketika Bosnia bermain imbang 1-1 melawan Kanada pada laga pertama Grup B, penyerang 40 tahun itu juga hanya duduk di bangku cadangan.
Pelatih Bosnia Sergej Barbarez sebenarnya ingin menurunkan Dzeko saat menghadapi Kanada. Namun, rencana tersebut buyar setelah bek Sead Kolasinac mengalami cedera. Situasi itu membuat jatah pergantian pemain harus digunakan untuk mengganti Kolasinac.
Lalu, apakah Dzeko akan bermain dini hari nanti? “Sekarang dia kembali latihan normal, jadi kami harap dia setidaknya cukup siap untuk pertandingan melawan Swiss,” kata Barbarez setelah laga melawan Kanada seperti dikutip Index.hr.
SWISS (4-3-3): 1-Kobel (g); 6-Zakaria, 4-Elvedi, 5-Akanji, 13-Rodriguez; 20-Aebischer, 10-Xhaka (c), 8-Freuler; 11-Ndoye, 7-Embolo, 9-Manzambi
Pelatih: Murat Yakin
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022