
Pemain Timnas Italia usai tersingkir dan gagal lolos ke Piala Dunia 2026. (Dok. UEFA Euro)
JawaPos.com - Italia, juara dunia empat kali, mengalami malam yang memilukan setelah gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut. Kegagalan itu terjadi setelah kalah dalam adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina, menambah daftar panjang kekecewaan tim biru.
Tidak ada juara dunia sebelumnya yang gagal tiga kali berturut-turut lolos ke Piala Dunia, setelah Italia juga absen di Rusia 2018 dan Qatar 2022.
Baca Juga: Kutukan Belum Usai! Tiga Kali Beruntun Italia Gagal ke Piala Dunia, Gennaro Gattuso Minta Maaf
Dalam drama adu penalti, Pio Esposito menembak melampaui mistar, sementara Bryan Cristante hanya membentur mistar bawah. Setelah itu, Bosnia-Herzegovina dipimpin kapten berusia 40 tahun, Edin Dzeko berhasil mengeksekusi penalti dengan sempurna, memastikan tiket mereka ke Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Bosnia akan menghadapi Kanada, Qatar, dan Swiss di Grup B musim panas ini.
Malam itu benar-benar malam kelabu bagi sepak bola Italia. Pelatih Gennaro Gattuso menahan air mata dan menyatakan bahwa kegagalan ini menyakitkan.
"Ini menyakitkan, karena kami membutuhkannya untuk kami, untuk seluruh Italia dan untuk gerakan kami. Ini pukulan yang sulit dicerna. Saya akan menyerahkan bertahun-tahun hidup saya, uang, untuk mencapai tujuan ini," ungkapnya.
Ketua Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, menyatakan bahwa ia tidak akan mundur, tetapi mengakui bahwa sepak bola Italia sedang berada dalam krisis mendalam.
Italia sempat unggul ketika Moise Kean mencetak gol indah pada menit ke-15 setelah Nicolo Barella memanfaatkan kesalahan kiper Nikola Vasilj. Namun, peluang comeback Italia memudar ketika Alessandro Bastoni diusir keluar lapangan karena melanggar Amar Memic.
Kiper Gianluigi Donnarumma melakukan serangkaian penyelamatan, tetapi Haris Tabakovic akhirnya memaksakan perpanjangan waktu. Bosnia-Herzegovina mengeksekusi penalti dengan sempurna: Benjamin Tahirovic, Tabakovic, Kerim Alajbegovic, dan Esmir Bajraktarevic semua mencetak gol.
"Anak-anak Italia akan melihat Piala Dunia lain tanpa Italia. Sulit dipercaya kami keluar seperti ini, setelah bermain dengan 10 orang. Kami bisa mencetak tiga atau empat gol, ini benar-benar kekecewaan besar bagi semua orang," ujar winger Italia, Leonardo Spinazzola.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022