Gelandang bertahan Union Berlin, Rani Khedira, memutuskan gabung bersama Timnas Tunisia jelang Piala Dunia 2026. (Dok. Union)
JawaPos.com - Keputusan penting diambil gelandang bertahan Union Berlin, Rani Khedira. Pemain berusia 32 tahun itu resmi memutuskan membela tim nasional Tunisia yang akan tampil pada ajang Piala Dunia 2026.
Langkah ini menjadi sorotan karena sebelumnya Khedira sempat beberapa kali menolak ajakan federasi sepak bola Tunisia. Namun, pemain yang memiliki darah Tunisia-Jerman tersebut itu akhirnya memilih memperkuat negara asal keluarganya di level internasional.
Rani Khedira selama ini lebih dikenal sebagai pemain yang berkarier di sepak bola Jerman. Ia merupakan adik dari mantan gelandang timnas Jerman, Sami Khedira, yang pernah menjadi bagian penting skuad juara Piala Dunia 2014.
Meski memiliki koneksi kuat dengan sepak bola Jerman, perjalanan internasional Rani Khedira tidak semulus sang kakak. Ia sempat memperkuat tim nasional Jerman U-21, tetapi tidak pernah mendapatkan kesempatan tampil bersama tim senior Der Panzer.
Pada periode performa terbaiknya sekitar 2021 hingga 2023, Rani Khedira sebenarnya sempat masuk radar timnas Jerman. Namun, hingga saat itu, panggilan resmi tak pernah datang. Situasi tersebut membuat peluangnya untuk tampil di level internasional menjadi semakin kecil.
Kini, keputusan untuk membela Tunisia membuka jalan baru bagi karier internasionalnya. Tunisia sendiri tengah mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pengalaman Khedira bermain di kompetisi Bundesliga diyakini bisa menjadi tambahan kekuatan bagi Timnas Tunisia.
Sebagai gelandang bertahan, ia dikenal memiliki kemampuan membaca permainan, duel fisik yang kuat, serta disiplin dalam menjaga keseimbangan lini tengah.
Baca Juga: Menuju Play-off Piala Dunia 2026, Timnas Irak Hadapi Kendala Besar Soal Visa dan Perjalanan
Musim ini bersama Union Berlin, Khedira juga tampil cukup konsisten. Dalam kompetisi Bundesliga 2025/2026, ia sudah mencatatkan 23 pertandingan dengan kontribusi lima gol dan satu assist. Catatan tersebut cukup impresif untuk seorang pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan.
Selain itu, pemain dengan tinggi 1,89 meter ini juga dikenal fleksibel karena bisa dimainkan sebagai gelandang tengah maupun bek tengah jika dibutuhkan.
Kehadiran Khedira diharapkan menambah kedalaman skuad Tunisia, terutama dalam menghadapi persaingan ketat di Piala Dunia nanti.
Pengalaman panjangnya bermain di level klub Eropa menjadi modal berharga bagi tim berjuluk The Eagles of Carthage.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
