Atalanta. (Istimewa)
JawaPos.com - Atalanta tampil memukau saat mengandaskan perlawanan Borussia Dortmund di ajang Liga Champions. Selain hasil akhir yang berpihak pada wakil Italia tersebut, perbedaan kualitas juga tercermin jelas dari rating para pemain di laga ini. Secara keseluruhan, Atalanta membukukan rating tim 7,2, sementara Dortmund tertinggal cukup jauh dengan angka 6,1.
Data rating ini seakan menegaskan dominasi tuan rumah sepanjang pertandingan. Atalanta bermain lebih rapi, efektif, dan mampu mengontrol tempo sejak menit awal. Kombinasi kerja sama lini tengah dan penyelesaian akhir yang tajam menjadi pembeda utama.
Mario Pasalic menjadi bintang utama. Gelandang asal Kroasia itu mengantongi rating tertinggi di lapangan, 8,1.
Ia tampil sebagai motor serangan, aktif membuka ruang, serta konsisten memenangkan duel-duel penting di sektor tengah. Pergerakannya kerap membuat lini pertahanan Dortmund kerepotan.
Kontribusi besar juga datang dari Davide Zappacosta yang meraih nilai 7,8. Ia eksplosif di sisi sayap dan rajin membantu serangan maupun bertahan.
Lazar Samardzic mencatat rating 7,6 lewat kreativitasnya mengalirkan bola, sementara Marten de Roon tampil stabil dengan nilai 7,3 sebagai penyeimbang permainan.
Di lini depan, Gianluca Scamacca menjalankan tugasnya dengan efektif. Penyerang Italia tersebut mendapatkan rating 7,7 berkat kontribusi gol dan pergerakan cerdas yang membuka ruang bagi rekan setimnya. Ketajamannya menjadi salah satu faktor penting kemenangan Atalanta.
Lini belakang tuan rumah pun tak kalah solid. Isak Hien mengoleksi rating 7,3 lewat sejumlah intersep krusial, sedangkan Sead Kolasinac mencatat nilai 7,1 dengan penampilan disiplin.
Penjaga gawang Marco Carnesecchi melengkapi performa apik tim dengan rating 7,0 setelah melakukan beberapa penyelamatan penting.
Sebaliknya, rapor Borussia Dortmund terlihat kurang menggembirakan. Felix Nmecha menjadi pemain dengan rating terendah, 5,8, sementara Serhou Guirassy hanya meraih 5,9 setelah minim kontribusi di lini depan. Permainan Dortmund dinilai kurang tajam dan kesulitan membangun serangan yang efektif.
Meski begitu, pemain pengganti Dortmund memberi sedikit warna. Carney Chukwuemeka tampil cukup menjanjikan dengan rating 7,5, sedangkan Karim Adeyemi mencatat 7,0 setelah mencoba memberi dorongan di lini serang. Namun kontribusi mereka belum cukup untuk menutup selisih performa tim.
Hasil rating ini menggambarkan betapa solidnya performa Atalanta dibandingkan Dortmund. Dengan rata-rata nilai yang lebih tinggi di hampir semua lini, kemenangan tuan rumah terasa pantas sekaligus menunjukkan kualitas mereka di panggung Liga Champions musim ini.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
