Sunderland kini tertahan di peringkat ke-12 dalam klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 usai dikalahkan Fulham. (Dok: Sunderland)
JawaPos.com - Nasib buruk terus menghampiri Sunderland di Premier League atau Liga Inggris 2025/2026. Tim promosi itu kini makin dekat ke zona merah, padahal sempat bersaing di papan atas dan bahkan merangsek ke lima besar menjelang akhir tahun.
Sunderland semakin terpuruk dalam tren negatif di Liga Inggris 2025/2025 setelag dipaksa bertekuk lutut oleh Fulham dengan skor 1-3. The Black Cats tak mampi mendapatkan poin di kandang sendiri di Stadium of Light, Minggu (22/2) malam.
Hasil itu terasa pahit karena sebenarnya pertandingan berjalan sama kuat di babak pertama. Tapi, petaka menghampiri pada babak kedua ketika Raúl Jiménez memborong dua gol untuk Fulham pada menit ke-54 dan menit ke-61 melalui titik penalti.
Sunderland kemudian sempat coba bangkit dan menghidupkan asa lewat gol penalti Enzo Le Fée pada menit ke-78. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, The Black Cats justru kembali lengah sehingga kebobolan kali ketiga. Kali ini Alex Iwobi mengunci kemenangan Fulham menjadi 1-3 pada menit ke-85.
Kekalahan Sunderland tak lepas dari penampilan sendiri. Mereka justru kesulitan karena hanya mampu mengarahkan 2 bola ke gawang dari total 11 tembakan.
Statistik itu kalah jika dibandingkan dengan Fulham yang melepaskan jumlah total tembakan yang sama, tapi berhasil mencatatkan 4 tembakan tepat sasaran dengan tiga gol di antaranya berbuah gol.
Kekalahan ini menjadi yang keempat bagi The Black Cats dalam lima laga terakhir. Sunderland kini juga menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Inggris 2025/2026.
Torehan ini terbilang tragis karena sebenarnya Sunderland sempat menggila pada awal hingga pertengahan musim. The Black Cats sempat terlibat dalam persaingan lima besar pada November hingga Desember.
Tapi, kini Sunderland ada di urutan ke-12 dengan 36 poin. The Black Cats hanya terpaut sebelas angka dari West Ham United, yang berada di posisi ke-18 sekaligus zona merah.
Regis Le Bris selaku manajer Sunderland menilai merosotnya performa belakangan ini karena penurunan fisik alias bisa dibilang 'habis bensin'.
"Saat ini kami mengekspresikan kualitas yang lebih rendah dengan bola. Kami juga sedikit kurang dominan secara fisik, terutama dalam duel bola kedua," kata Le Bris usai pertandingan.
“Di Premier League, ini bukan hal yang tidak biasa, bukan hanya bagi kami tapi bagi semua tim. Anda bisa berada di enam besar lalu mengalami rangkaian hasil buruk. Saya pikir kami sekarang berada di fase itu," tambahnya.
Tapi, Regis Le Bris menegaskan kondisi ruang ganti Sunderland masih kondusif. Tak ada kepanikan yang menghampiri. Meski menyoroti energi dan intensitas tim yang mulai menurun, ia menilai hal itu wajar. Apalagi mereka berstatus sebagai tim promosi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022