
Thomas Frank. (Dok Tottenham Hotspur)
JawaPos.com - Tottenham Hotspur resmi mengakhiri kerja sama dengan Thomas Frank setelah rangkaian hasil buruk di Premier League.
Keputusan ini diumumkan pada Rabu (11/2) waktu setempat, hanya delapan bulan sejak Frank menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama klub London Utara tersebut.
Kekalahan 1-2 dari Newcastle United menjadi laga terakhir Frank di kursi pelatih Spurs. Hasil itu memperpanjang tren negatif tim yang hanya mampu meraih dua kemenangan dari 17 pertandingan liga terakhir.
Saat ini Tottenham tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan 29 poin dari 26 laga, hanya sedikit di atas zona merah.
Manajemen klub melalui CEO Vinai Venkatesham dan direktur olahraga Johan Lange langsung bergerak menyusun daftar calon pengganti.
Sejumlah nama mencuat, mulai dari Roberto De Zerbi, John Heitinga, hingga Mauricio Pochettino.
De Zerbi menjadi salah satu kandidat kuat setelah berpisah dengan Marseille. Pelatih asal Italia itu sebelumnya sempat mencuri perhatian saat menangani Brighton di Premier League dengan gaya bermain menyerang dan agresif. Karakter tersebut dinilai sejalan dengan filosofi permainan yang ingin dibangun Spurs.
Sementara itu, John Heitinga yang saat ini menjadi bagian dari staf pelatih Tottenham juga masuk pertimbangan sebagai opsi interim hingga akhir musim.
Penunjukan pelatih sementara bisa memberi waktu bagi manajemen untuk menunggu momen yang tepat pada bursa musim panas.
Nama Mauricio Pochettino kembali menghangat di kalangan suporter. Dalam laga kontra Newcastle, pendukung Spurs terdengar menyanyikan nama mantan pelatih mereka itu. Pochettino pernah membawa Tottenham bersaing di papan atas Premier League dan tampil di final Liga Champions.
Namun saat ini ia masih terikat kontrak sebagai pelatih timnas Amerika Serikat hingga Piala Dunia mendatang.
Selain itu, Andoni Iraola dan bahkan mantan striker Spurs Robbie Keane turut disebut masuk radar klub. Keane tampil cukup menjanjikan sebagai pelatih di Hungaria setelah membawa Ferencvaros bersaing di jalur juara.
Di tengah situasi pergantian pelatih, Tottenham juga dihantam badai cedera. Winger muda Wilson Odobert dilaporkan mengalami cedera ligamen serius, menambah daftar panjang pemain yang harus menepi. Kapten tim Cristian Romero pun masih menjalani sanksi larangan bermain.
Dengan jadwal derby London Utara melawan Arsenal yang sudah menanti, Tottenham dituntut segera menentukan arah baru. Keputusan soal pelatih berikutnya akan sangat menentukan upaya Spurs keluar dari tekanan dan menyelamatkan musim yang mulai berjalan di luar harapan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022