
Cole Palmer catat koleksi hattrick terbanyak untuk Chelsea. (@ChelseaFC/X)
JawaPos.com–Dalam laga lanjutan Premier League musim 2025/2026, Cole Palmer sukses memecahkan rekor klub saat membawa Chelsea menang 3-1 atas tuan rumah Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux.
Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (7/2), itu menjadi panggung tunggal bagi Cole Palmer. Dilansir dari ESPN, penyerang timnas Inggris itu telah resmi melewati catatan legenda besar Chelsea seperti Didier Drogba, Frank Lampard, dan Jimmy Floyd-Hasselbaink, dalam koleksi jumlah hattrick bagi klub asal London Barat itu.
Meski melawan klub papan bawah, Chelsea memulai laga dengan agresivitas tinggi sejak menit awal. Tekanan yang diberikan tim asuhan Liam Rosenior memaksa barisan pertahanan Wolves melakukan kesalahan fatal.
Pada menit ke-12, Joao Pedro dijatuhkan di kotak terlarang oleh Matt Doherty. Cole Palmer yang maju sebagai eksekutor dengan tenang menyarangkan bola ke pojok bawah gawang pada menit ke-13. Tak berhenti di situ, intensitas serangan Chelsea kembali membuahkan hasil pada menit ke-33. Joao Pedro lagi-lagi dijatuhkan di area penalti, kali ini oleh Yerson Mosquera.
Cole Palmer kembali mengeksekusi penalti yang dihadiahkan wasit dengan tendangan akurat pada menit ke-35. Hanya berselang tiga menit, Palmer menyempurnakan penampilan melalui penyelesaian klinis di dalam kotak penalti setelah menerima umpan terobosan dari Marc Cucurella.
Menurut laporan dari ESPN, torehan itu menjadikan Palmer sebagai pemain pertama dalam sejarah Premier League yang mampu mencatatkan tiga kali gol (hattrick) hanya di babak pertama. Selain itu, tambahan tiga gol itu juga membawa Palmer mengoleksi total 44 gol di Premier League untuk Chelsea.
Catatan itu resmi melampaui koleksi 41 gol milik John Terry. Cole Palmer menempati posisi kedua sebagai pemain asal Inggris paling produktif dalam sejarah Chelsea di Premier League, hanya kalah dari rekor 147 gol milik Frank Lampard.
Memasuki babak kedua, Wolverhampton yang berstatus sebagai juru kunci klasemen mencoba bangkit. Usaha Wolves akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-54 ketika Tolu Arokodare berhasil menyambar umpan sundulan Adam Armstrong dari situasi sepak pojok dan mengubah skor menjadi 1-3.
Meski Wolves terus menekan dan sempat mengenai tiang gawang melalui upaya Mateus Mane, Chelsea tampil solid dalam bertahan. Kiper Robert Sanchez bahkan melakukan beberapa penyelamatan krusial untuk menjaga keunggulan.
Laga sempat diwarnai banyak penghentian akibat cedera pemain, termasuk pergantian darurat Hwang Hee-chan dan Andrey Santos. Tapi skor tetap bertahan 1-3 hingga peluit panjang dibunyikan setelah tambahan waktu sembilan menit.
Pelatih Chelsea Liam Rosenior dalam wawancara usai laga, tidak ragu memberikan pujian setinggi langit kepada sang pemain dengan menyebut Palmer sebagai pemain yang tak terhentikan.
”Ketika dia (Palmer) sepenuhnya fokus dan merasa dalam kondisi baik, dia adalah pesepak bola yang luar biasa. Saat dia berada di performa terbaiknya, dia tidak terhentikan,” ujar Rosenior.
Terkait rumor yang menyebut Palmer merasa tidak betah di London dan merindukan Manchester, Rosenior dengan tegas menepis kabar tersebut. Sang pelatih meminta para pendukung The Blues untuk tidak menghiraukan spekulasi yang beredar di luar lapangan.
”Kami tahu dia pemain kelas dunia. Di klub dengan tuntutan dan pengawasan sebesar ini, Anda harus mampu menutup telinga dari segala kebisingan di luar sana dan fokus pada kemampuan diri sendiri. Dia senang berada di sini, dan saya sangat senang bisa bekerja dengannya,” jelas Rosenior.
Kemenangan itu membawa angin segar bagi Chelsea untuk terus bersaing di papan atas klasemen Premier League dengan mengantongi 43 poin. Sementara itu, hasil buruk memperdalam penderitaan Wolves yang masih tertahan di dasar liga dengan hanya 8 poin dari 25 pertandingan.
