
Presiden FAM Wira Mohd Yusoff Mahadi bacakan surat pengunduran diri Exco. (YoutubeFAMTV Malaysia).
JawaPos.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi mengumumkan pengunduran diri massal seluruh anggota Komite Eksekutif (Exco) periode 2025–2029 di Wisma FAM, Kelana Jaya pada Rabu (28/1). Presiden FAM Wira Mohd Yusoff Mahadi menegaskan bahwa keputusan itu diambil secara sukarela dan penuh kesadaran.
“Federasi Sepak Bola Malaysia mengumumkan bahwa seluruh anggota Komite Eksekutif untuk masa jabatan 2025–2029 hari ini secara kolektif dan sukarela telah mengundurkan diri dengan segera,” kata nya.
Pengunduran diri massal itu terjadi setelah FIFA menjatuhkan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi terkait dugaan pemalsuan dokumen. Kasus itu dinilai berpotensi mencoreng kredibilitas sepak bola nasional Malaysia jika tidak ditangani secara transparan dan menyeluruh.
Meski baru terpilih untuk masa jabatan 2025–2029, jajaran Exco memutuskan melepas mandat lebih awal demi menjaga integritas federasi. Dalam keterangan resminya, FAM menegaskan bahwa pelayanan terhadap sepak bola Malaysia harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi.
Dilansir dari New Straits Times (28/1), langkah itu juga bertujuan mencegah sanksi lanjutan dari FIFA yang dapat berdampak lebih luas terhadap perkembangan sepak bola nasional. Dengan mundurnya seluruh pengurus, FAM berharap reputasi lembaga dapat tetap terjaga di tengah krisis.
Selain itu, keputusan itu dimaksudkan untuk memberikan ruang penuh kepada FIFA dan Asosiasi Sepak Bola Asia (AFC) dalam melakukan penilaian dan peninjauan independen terhadap aspek tata kelola, administrasi, serta prosedur internal FAM, tanpa gangguan maupun potensi konflik kepentingan.
Sekretaris Jenderal AFC Seri Windsor John mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera membentuk tim khusus untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap federasi.
“Kami akan membentuk sebuah tim dari AFC yang akan diketuai oleh Wahid Kardani, selaku Deputi Sekretaris Jenderal AFC, bersama para konsultan yang kami miliki untuk melakukan penilaian dan selanjutnya menyusun laporan yang perlu dilaksanakan oleh FAM agar dapat menjadi organisasi yang lebih mantap sebelum pelaksanaan kongres,” ujar Windsor.
Windsor juga memberikan apresiasi terhadap sikap pengurus FAM yang memilih mundur demi kepentingan yang lebih besar.
“Karena itu, kami patut berterima kasih kepada jajaran Exco FAM yang dengan besar hati bersedia melepaskan jabatan mereka. Kami juga harus menghargai jasa dan pengabdian para anggota yang selama ini telah mencurahkan pelayanan, termasuk mereka yang telah lama berkiprah di FAM,” tambahnya.
Dalam siaran pers resmi FAM disebutkan, pengunduran diri itu juga menjadi bagian dari komitmen federasi terhadap prinsip good governance, akuntabilitas, dan transparansi, khususnya pada situasi ketika kepercayaan publik harus dipertahankan.
FAM menilai stabilitas dan keberlanjutan organisasi menjadi faktor penting bagi masa depan sepak bola Malaysia. Oleh karena itu, pemulihan kepercayaan dari suporter, pemangku kepentingan, mitra, serta komunitas sepak bola menjadi salah satu tujuan utama dari langkah ekstrem tersebut.
Meski telah mundur, jajaran Exco menyatakan tetap akan bekerja sama sepenuhnya dengan FIFA, AFC, serta seluruh pihak terkait. Mereka juga menegaskan komitmen untuk tetap mendukung kepentingan jangka panjang sepak bola Malaysia.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
