Dro Fernandez tinggalkan Barcelona, Joan Laporta kecewa. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Barcelona, Joan Laporta, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas keputusan Dro Fernandez yang memilih angkat kaki dari Camp Nou.
Melansir Sports Illustrated, Laporta menggambarkan proses kepergian gelandang muda tersebut sebagai sebuah “situasi yang tidak menyenangkan”, sebuah akhir pahit dari hubungan yang sempat terlihat penuh harapan.
Dalam waktu singkat, Dro Fernandez berubah status dari pemain muda kesayangan menjadi figur yang memicu kekecewaan internal klub. Setelah tampil menjanjikan dan menarik perhatian Hansi Flick selama tur pramusim musim panas, situasinya berbalik drastis.
Sang pelatih bahkan sempat menegur Dro secara terbuka, sampai harus menjadikan Marcus Rashford sebagai contoh ideal tentang seperti apa mentalitas pemain yang pantas membela Barcelona.
Dro baru genap berusia 18 tahun pada Januari lalu, yang berarti ia masih terikat kontrak akademi ketika bursa transfer musim dingin dibuka.
Menurut Laporta, klub sebenarnya sudah menyiapkan rencana untuk mengamankan masa depan sang pemain dengan kontrak baru, lengkap dengan peningkatan signifikan pada klausul pelepasannya.
Namun rencana itu tak pernah terwujud. Klausul pelepasan senilai €6 juta tetap aktif setelah Dro menunjukkan keinginannya untuk pindah ke klub lain.
Meski sudah mencatatkan lima penampilan di tim senior dalam lima bulan pertama musim ini—termasuk satu kali menjadi starter di Liga Champions—hal itu rupanya belum cukup memuaskan ambisinya untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Paris Saint-Germain bergerak cepat, mengalahkan minat dari klub-klub Premier League dan Bundesliga. Kepindahan ini jelas tidak diterima dengan baik oleh petinggi Barcelona.
“Dia telah mengumumkan bahwa dia tidak akan melanjutkan. Ini situasi yang tidak menyenangkan,” kata Laporta.
“Kita akan dapat memperbaiki situasi seperti yang awalnya disampaikan. Ini mengejutkan. Kami telah menyepakati solusi lain untuk Dro ketika dia berusia 18 tahun, dan yang mengejutkan, agennya memberi tahu kami bahwa kami tidak dapat menghormati kesepakatan kami.”
“Kami akan mencoba agar semuanya berjalan dengan sebaik mungkin demi kepentingan Barça.”
Dro Fernandez dan Preseden yang Mengkhawatirkan
Daya tarik PSG memang sulit diabaikan. Klub tersebut adalah juara Eropa dan kini ditangani pelatih yang dikenal memberi ruang bagi talenta muda, khususnya pemain dengan latar belakang Catalan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022