
Gareth Bale saat menjadi komentator dalam salah satu pertandingan Liga Champions. (James Gill/Danehouse)
JawaPos.com – Mantan bintang Real Madrid Gareth Bale mengaku tidak terkejut atas kepergian Xabi Alonso dari Santiago Bernabeu. Mantan rekannya itu melakukan kesalahan dengan mencoba menjadi pelatih daripada manajer di ibu kota Spanyol.
Alonso menikmati kesuksesan besar di Bayer Leverkusen. Ia membenahi tim yang terancam degradasi saat tiba dan membawa mereka juara Bundesliga pada musim 2023/2024 tanpa kalah satu kalipun.
Selain piala Bundesliga, Alonso juga membersembahkan piala DFB Pokal. Mantan gelandang itu membawa Leverkusen ke final Liga Eropa, namun gagal raih treble winner.
Kemudian pelatih Spanyol ini dengan pengetahuan taktik menerima tawaran klub juara 15 kali Liga Champions. Namun, Bale percaya pendekatan Alonso salah pada pemain Los Blancos.
“Saya tidak terkejut (Xabi Alonso dipecat). Saya sangat mengerti bagaimana Real Madrid bekerja, dan jika hasilnya tidak sesuai harapan dan tidak perlu banyak perubahan, Anda akan dipecat,” buka pria berpaspor Wales tersebut.
“Xabi (sebenarnya) adalah pelatih yang luar biasa. Apa yang dia lakukan di Bayer Leverkusen, seperti memenangkan trofi, melatih tim dengan sangat baik. Tetapi, ketika Anda tiba di Real Madrid, Anda tidak perlu menjadi pelatih.
“(Anda harus) Lebih dari sekadar menjadi pelatih, Anda perlu mengelola ego di ruang ganti. Anda harus menenangkan ego dan tidak perlu melakukan banyak pekerjaan taktis. Ada bintang yang bisa ubah jalannya pertandingan,” jelas Bale.
Tiga manajer paling sukses Real Madrid abad 21, Vicente del Bosque, Carlo Ancelotti, dan Zinedine Zidane, sama-sama miliki delapan gelar Liga Champions. Mereka memiliki kesamaan utama dalam manajemen manusia.
Tidak satu pun dianggap ahli taktik seperti Pep Guardiola, Johan Cruyff, atau Jurgen Klopp. Namun, mereka punya kemampuan manajemen ego dan mendapat rasa hormat dari pemain.
Meskipun Alonso pernah bermain lima tahun di klub itu, ia gagal paham inti permasalahan. Ia coba kerjakan terlalu banyak hal sendiri, seperti di Bundesliga, tapi itu tidak berhasil di ruang ganti Madrid.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
