
Carlo Ancelotti hadir di Santiago Bernabeu memantau performa Vinicius. (ig @mrancelotti)
JawaPos.com-Kehadiran Carlo Ancelotti di Santiago Bernabeu menjadi perhatian tersendiri dalam laga Real Madrid melawan Levante.
Pelatih asal Italia itu tampak berada di tribun stadion pada Sabtu (17/1) malam, menyaksikan Real Madrid dalam laga debut Álvaro Arbeloa di hadapan publik sendiri.
Melansir Defensa Central, Carlo Ancelotti datang bukan sebagai bagian dari Real Madrid, melainkan dalam kapasitasnya sebagai pelatih tim nasional Brasil memantau pemain Brasil.
Dia termasuk dalam delegasi federasi sepak bola Brasil yang tengah berkeliling Eropa memantau pemain-pemain potensial menjelang Piala Dunia di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Dari tribun, dia menyaksikan atmosfer Bernabeu yang tegang, lengkap dengan sapu tangan putih, cemoohan suporter, dan kemenangan tipis Madrid.
Dalam pertandingan tersebut, hanya satu pemain Brasil yang tampil di lapangan, yakni Vinicius. Winger bernomor punggung tujuh itu justru menjadi pusat perhatian karena menerima cemoohan keras dari sebagian penonton Bernabeu.
Sementara dua pemain Brasil lain di skuad Madrid, Rodrygo dan Eder Militao, absen akibat cedera. Meski hadir di stadion yang pernah menjadi rumahnya, Ancelotti memilih bersikap sangat hati-hati.
Dia tidak menyapa mantan pemainnya, tidak masuk ke ruang ganti, dan sebisa mungkin menghindari sorotan kamera. Situasi klub yang masih sensitif membuat kunjungan ke ruang ganti berpotensi menimbulkan kehebohan yang tidak diperlukan.
Ini menjadi kunjungan Ancelotti ke Bernabeu sejak meninggalkan Real Madrid. Setelah kepergiannya, klub sempat mengalami periode naik turun, termasuk pergantian pelatih yang berujung pada penunjukan Arbeloa sebagai nahkoda baru.
Madrid masih berada dalam fase pencarian stabilitas, baik dari sisi permainan maupun hubungan dengan suporter. Bagi Ancelotti, perhatian terhadap Vinicius memiliki makna khusus. Dia membutuhkan sang pemain berada dalam kondisi mental dan performa terbaik untuk Piala Dunia.
Vinicius adalah figur penting dalam rencana Brasil, dan penurunan kepercayaan diri bisa berdampak langsung pada ambisi tim nasional. Situasi Vinicius saat ini memang tidak ideal. Reaksi keras dari publik Bernabéu menunjukkan adanya ketegangan antara pemain dan suporter.
Sebagian pendukung bahkan menilai Vinicius turut bertanggung jawab atas krisis tim. Termasuk pemecatan pelatih sebelumnya dan tersingkirnya Madrid secara mengejutkan dari Copa del Rey.
Dalam konteks itulah kehadiran Ancelotti di Bernabeu menjadi signifikan. Dia tidak hanya menonton pertandingan, tetapi juga membaca kondisi psikologis pemain yang akan menjadi andalannya di level internasional.
Sabtu (17/1) malam itu, Bernabeu menjadi panggung sunyi bagi evaluasi seorang pelatih yang sangat memahami tekanan bermain di stadion tersebut.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
