
Real Madrid raih kemenangan perdana di era Alvaro Arbeloa usai menundukkan Levante 2-0. (ig @realmadrid)
JawaPos.com-Real Madrid meraih kemenangan pertama di era Alvaro Arbeloa setelah menaklukkan Levante dengan skor 2-0 pada Sabtu (17/1) sore. Ini menjadi laga La Liga perdana Arbeloa di pinggir lapangan, sekaligus ujian awal di tengah atmosfer Bernabeu yang sedang panas.
Melansir Sport Illustrated, penampilan Real Madrid saat lawan Levante jauh dari kata meyakinkan, terutama di babak pertama. Permainan anak asuh Alvaro Arbeloa yang lamban, minim kreativitas, dan penuh kesalahan, membuat siulan keras dari tribun nyaris tak berhenti.
Namun, Real Madrid keluar dari terowongan dengan wajah berbeda di babak kedua. Alvaro Arbeloa memasukan Arda Guler yang langsung memicu dan mengubah ritme permainan saat lawan Levante.
Guler menjadi aktor penting di balik dua gol Real Madrid. Dia memulai rangkaian serangan yang berujung penalti dan sukses dieksekusi Kylian Mbappe pada menit ke-58.
Tak lama berselang, umpan sudut akurat dari kaki kirinya disambut sundulan Raul Asencio untuk mengunci kemenangan. Hasil ini mungkin belum sepenuhnya memuaskan, tetapi tiga poin menjadi hal paling krusial bagi Real Madrid untuk tetap menekan Barcelona di papan atas klasemen.
Thibaut Courtois — 7,3
Sore yang sangat tenang bagi kiper asal Belgia. Hampir tidak diuji dan tak perlu melakukan satu pun penyelamatan penting.
Federico Valverde — 7,9
Kembali terlihat lebih nyaman sebagai bek kanan dibanding gelandang. Lari-lari vertikalnya memberi energi tambahan saat tim terlihat stagnan.
Raul Asencio — 8,4
Penampilan paling menonjol di lini belakang. Solid saat bertahan, berani maju, dan mencetak gol penting untuk memastikan kemenangan.
Dean Huijsen — 7,0
Masih terlihat kurang percaya diri. Beberapa kali membuang bola tanpa tekanan dan diganti setelah satu jam permainan.
Alvaro Carreras — 7,8
Bukan laga terbaiknya, tetapi tampil rapi dan konsisten. Menjaga sisi kiri dengan baik dan jarang membuat kesalahan.
Eduardo Camavinga — 6,8
Kurang berpengaruh di lini tengah. Terlalu sering bermain aman, kalah duel, dan gagal mengatur tempo. Diganti di babak kedua.
Aurelien Tchouameni — 7,7
Terlalu defensif melawan tim yang bertahan rendah. Mendapat kartu kuning akibat tekel ceroboh yang berujung skorsing.
Jude Bellingham — 7,9
Babak pertama penuh kesalahan, tetapi jauh membaik setelah jeda. Aktif menyerang dan kurang beruntung tak mencetak gol.
Gonzalo Garcia — 6,2
Sulit memberi dampak dari sisi kanan. Diganti di babak pertama, meski tetap mendapat apresiasi dari penonton.
Kylian Mbappe — 8,7
Mencetak gol ke-30 musim ini. Tenang saat penalti dan menunjukkan kepemimpinan ketika tim berada di bawah tekanan. Madrid jelas bertumpu padanya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
