
Quique Setien dan Hansi Flick. (Dok. X/@Barca_Buzz)
JawaPos.com - Mantan pelatih Barcelona sekaligus legenda Racing Santander, Quique Setien, memberikan pandangannya menjelang laga krusial babak eliminasi Copa del Rey yang mempertemukan kedua tim tersebut.
Setien menekankan pentingnya keberanian dan penguasaan bola sebagai syarat mutlak jika Racing ingin memberikan perlawanan.
Meski sempat berselisih hukum dengan Barcelona terkait sengketa kontrak, Setien mengonfirmasi bahwa urusannya dengan Blaugrana telah usai. Barcelona disebut telah melunasi seluruh kewajibannya secara penuh.
"Barca telah memenuhi kewajiban mereka. Meskipun kesepakatan baru tercapai tiga hari sebelum persidangan, mereka mematuhinya dengan ketat dan saya sudah menerima seluruh pembayaran," ujar Setien, dikutip melalui laman Marca, Rabu (14/1).
Kondisi ini berbanding terbalik dengan hubungannya bersama Villarreal. Setien mengungkapkan bahwa hingga kini, 19 bulan pasca persidangan, dirinya belum menerima kepastian hukum terkait hak-haknya dari mantan klub yang ia latih pada periode 2022/23 tersebut.
Keberanian Menghadapi Raksasa
Mengenai peluang Racing Santander di Copa del Rey, Setien mengakui adanya jurang perbedaan kualitas yang lebar antara kedua tim. Namun, ia melihat ada kemiripan identitas pemainan yang bisa dimanfaatkan oleh tim asal Cantabria itu.
Menurut Setien, setidaknya ada tiga aspek kunci yang harus dijalankan skuad asuhan Jose Alberto Lopez.
Menetralisir Taktik Flick
Setien menyadari bahwa Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick saat ini memiliki keseimbangan tim yang luar biasa. Baginya, strategi secanggih apa pun akan sulit membendung Barca jika para pemain bintang mereka sedang berada dalam performa terbaik, seperti saat menyingkirkan Athletic Bilbao di semifinal Piala Super Spanyol.
"Semua orang tahu di mana titik lemah yang bisa diserang, namun Barca akan selalu bisa melukai Anda karena mereka memiliki pemain luar biasa dan tahu persis cara bermain yang mereka inginkan," lanjut Setien.
Baca Juga: Breaking News! Diego Mauricio Hengkang dari Persebaya Surabaya, Bonek Ucapkan Terima Kasih
Ia menutup analisisnya dengan pesan sederhana namun mendalam bagi Racing. Jangan membiarkan Barcelona mendikte permainan. Baginya, membiarkan Barcelona menguasai bola terlalu lama adalah sebuah "vonis mati" di lapangan hijau.
