
Pelatih Hansi Flick bawa Barcelona juara La Liga setelah kalahkan Real Madrid 2-0 di El Clasico. (Dok. IG @momentodeportivoperu)
JawaPos.com – FC Barcelona memastikan gelar juara LALIGA musim ini (2025–2026) dengan cara istimewa. Barca menguncinya lewat kemenangan langsung (2-0) atas rival abadinya, Real Madrid, di hadapan 62.213 pendukung di Camp Nou (11/5).
Barca sebenarnya hanya membutuhkan hasil seri untuk mengunci gelar LALIGA ke-29 sekaligus gelar kedua secara beruntun. Namun, tim asuhan Hansi Flick menandainya dengan gol-gol yang diciptakan via tendangan bebas wide attacker Marcus Rashford pada menit kesembilan dan false nine Ferran Torres di menit ke-18.
Ini menjadi momen pertama dalam sejarah Barca memastikan gelar LALIGA secara matematis lewat kemenangan atas El Real dalam El Clasico. ”Rasanya seperti sebuah kejayaan. Kami memenangkannya di sini (Camp Nou), dalam Clasico yang akan tercatat dalam sejarah,” kata gelandang Barca Pedri yang meraih gelar man of the match seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Gelar juara Barca kemarin terasa sangat emosional karena pagi pada hari H pertandingan, Hansi menerima kabar bahwa ayahnya meninggal dunia. Dia sempat mempertimbangkan untuk menyembunyikan kabar duka itu. Namun, pelatih berkebangsaan Jerman tersebut akhirnya memilih jujur kepada para pemain.
”Aku membagikan informasinya dan aku tidak akan melupakan reaksi semua orang. Bagiku, mereka adalah keluarga. Aku sangat senang dengan klub yang luar biasa ini,” beber Hansi dikutip dari Marca.
Tak heran, setelah pertandingan berakhir, para pemain Barca langsung berlari menghampiri Hansi dan mengangkatnya tinggi-tinggi di tengah lapangan. Presiden klub Joan Laporta juga menangis ketika memeluk Hansi dalam perayaan juara. ”Itulah mengapa saya berada di tempat yang tepat,” ucap Hansi menggambarkan situasi kekeluargaan yang ada di klub.
Selama dua musim bersama Barca, Hansi sudah mempersembahkan dua gelar LALIGA, dua gelar Supercopa de Espana, dan satu gelar Copa del Rey. Artinya, Barca telah memenangkan lima dari enam trofi domestik yang diperebutkan selama dua musim terakhir. Semua itu diraih saat klub sebenarnya masih dibayangi masalah financial fair play.
Selanjutnya, Hansi ingin membawa Barca meraih target lebih besar yang belum mampu diraih di eranya, yakni juara Liga Champions.
”Itulah mengapa kami semua ingin tetap bertahan di sini. Aku tahu semua orang ingin memenangkan Liga Champions dan kami akan mencobanya lagi (musim depan, Red),” tutur Hansi yang pernah memenangi Liga Champions (2019–2020) semasa bersama Bayern Munchen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
