Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Januari 2026 | 23.24 WIB

Ambisi Liam Rosenior Sulap Chelsea Jadi Manchester United Class of 92

Liam Rosenior saat tiba di London. (Dok Chelsea FC)

 

JawaPos.com – Liam Rosenior sebut Chelsea punya potensi untuk meniru 'Class of '92' Manchester United yang legendaris. Ungkapan itu terlintas saat mereka mengejar kebijakan menargetkan trofi dengan pemain muda bertabur bintang yang dimiliki pasukan London Barat.

Pelatih yang baru saja ditunjuk untuk memimpin ruang ganti Stamford Bridge ini akan memimpin pertandingan pertamanya sebagai bos The Blues pada putaran ketiga Piala FA, Minggu (11/1), melawan wakil Championship, Charlton Athletic.

Chelsea memiliki skuad termuda di Liga Inggris musim ini, Tosin Adarabioyo sebagai pemain tertua berusia 28 tahun dan pendahulu Rosenior, Enzo Maresca, mengisyaratkan kurangnya sosok veteran dalam tim telah menjadi masalah utama sulitnya mempertahankan konsistensi.

Namun, Rosenior mengutip contoh Man United, yang membangun dominasi di sepak bola Inggris era 1990-an saat masa muda David Beckham, Paul Scholes, Gary Neville, Phil Neville, Nicky Butt, dan Ryan Giggs yang membangun dinasti juara di bawah manajer Sir Alex Ferguson.

"Orang-orang (pasti) akan menuduh saya seperti ini, tetapi saya dulunya penggemar Manchester United dan sekarang saya sangat mengagumi Chelsea," kata Rosenior, yang pernah melatih tim muda di Strasbourg.

"Saya ingat Sir Alex Ferguson cukup berani untuk memasukkan enam atau tujuh pemain berusia antara 19 dan 21 tahun ke dalam timnya, dalam tim yang memenangkan gelar (Class of 92) karena dia percaya pada mereka."

"Yang mereka lakukan adalah mereka terus berkembang dan memenangkan trofi demi trofi. Itu adalah periode yang luar biasa dalam sejarah klub tersebut. Tanpa keberanian itu, hal itu tidak akan terjadi."

"Ada potensi untuk (mengulang sejarah) itu di sini. Ada potensi. Itu belum menjadi kenyataan. Ada potensi untuk itu. Sebut saja Moises Caicedo atau Enzo Fernandez atau Cole Palmer atau Reece James, pemain-pemain kelas dunia dan masih sangat-sangat muda."

"Itulah ambisi utama klub ini untuk menciptakan itu (kekuatan seperti Manchester United Class of 92) lagi. Saya tidak mencoba mengatakan saya akan mewujudkannya dan itu pasti akan terjadi. Tetapi, saya tidak akan membatasi ambisi klub,” tambah pelatih berusia 41 tahun ini.

"Pekerjaan saya, seperti yang telah saya tunjukkan di Strasbourg, saya dapat bekerja dengan pemain muda. Saya dapat meningkatkan kemampuan mereka dan memenangkan pertandingan. Tidak ada alasan mengapa saya tidak dapat melakukan itu di sini (Chelsea) juga."

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore