
Thibaut Courtois dan Jan Oblak berpotensi menjadi penentu laga derbi Madrid. (ig @sportskeeda_football)
JawaPos.com-Keputusan Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) untuk menghapus perpanjangan waktu di ajang Piala Super Spanyol membuat satu hal jadi sangat jelas. Jika laga berakhir imbang, adu penalti akan menjadi penentu. Momen seperti ini, sorotan otomatis tertuju pada para penjaga gawang.
Kurang dari 24 jam jelang duel panas Real Madrid vs Atletico Madrid, dua nama langsung mengemuka sebagai kandidat pahlawan. Thibaut Courtois dan Jan Oblak.
Dalam pertandingan dengan tensi setinggi derbi Madrid, satu penyelamatan bisa mengubah segalanya. Pertanyaannya sederhana, tapi krusial, siapa yang lebih unggul saat menghadapi adu penalti?
Melansir Defensa Central, jika bicara statistik murni, Jan Oblak sedikit lebih unggul. Kiper Atletico Madrid itu tercatat mampu menyelamatkan sekitar 25 persen penalti yang dihadapinya, kurang lebih satu dari empat.
Courtois, di sisi lain, berada di angka 18 persen. Artinya, secara data, kiper andalan Diego Simeone punya keunggulan tipis dalam duel saraf ini.
Keunggulan tersebut memang terlihat kecil, tetapi dalam laga seketat semifinal, detail sekecil apa pun bisa menjadi pembeda. Meski begitu, Real Madrid tetap punya alasan kuat untuk percaya diri jika laga harus ditentukan lewat titik putih.
Sejarah berpihak kepada mereka. Los Blancos tercatat memenangkan dua adu penalti terakhir melawan Atletico Madrid. Yang paling ikonik tentu final Liga Champions 2016.
Pada laga tersebut, Oblak tak mampu menepis satu pun penalti. Juanfran gagal untuk Atletico setelah sepakannya membentur tiang gawang.
Ada pula pertemuan yang lebih baru, tepatnya musim lalu di Metropolitano dan Real Madrid kembali keluar sebagai pemenang. Momen itu masih segar di ingatan, berkat sentuhan ganda kontroversial Julian Alvarez serta tembakan Marcos Llorente yang menghantam mistar gawang.
Terlepas dari statistik dan sejarah, kedua tim jelas ingin menghindari adu penalti. Derbi Madrid selalu menguras emosi, dan Piala Super Spanyol meski bukan trofi paling prestisius tetap memiliki arti penting sebagai penanda momentum musim.
Bagi Real Madrid, kompetisi ini bahkan bisa menjadi titik balik krusial. Tekanan besar mengiringi langkah mereka, apalagi dengan sorotan terhadap masa depan Xabi Alonso yang disebut sangat bergantung pada hasil di ajang ini.
Itulah mengapa, meski Courtois dan Oblak siap menjadi pahlawan, kedua tim tentu berharap laga bisa selesai tanpa harus menyerahkan nasib pada drama adu penalti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022