
Enzo Maresca dipecat dari kursi pelatih Chelsea meski membawa The Blues meraih gelar Piala Dunia Antar Klub 2025. (IG Enzo Maresca)
JawaPos.com-Enzo Maresca dan manajemen Chelsea diduga memiliki hubungan yang kurang baik. Sehingga hal itu ditengarai menjadi penyebab utama manajemen memutuskan hubungan kerja sama dengan Maresca dari jabatan pelatih.
Menurut laporan Sky Sports, ketegangan antara kedua belah pihak itu diduga sudah terjadi dalam setahun terakhir. Meski sudah memberikan gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antar Klub, Maresca merasa tidak puas dengan manajemen yang dianggap kurang memenuhi permintaan pembelian pemain.
Dia ingin kedalaman skuad, terutama setelah Piala Dunia Antar Klub. Tapi manajemen Chelsea malah meminta Enzo Maresca menggunakan skuad yang ada.
Dia kemudian mengeluh bahwa banyak orang di klub (manajemen Chelsea) tidak mendukung penuh. Akibatnya, Enzo Maresca gagal memaksimalkan skuad untuk bersaing di liga Inggris dan Champions League.
Meski begitu, dia sebenarnya tidak bisa sepenuhnya dicap gagal musim ini. Sebab, di kompetisi Liga Inggris, Chelsea masih berada di posisi lima. Lalu di Liga Champions, mereka sempat mengalahkan Barcelona.
Tanda-tanda semakin buruknya hubungan Enzo Maresca dan Chelsea lebih gamblang terlihat saat dia tidak hadir dalam konferensi pers saat The Blues ditahan imbang Bournemouth 2-2 baru-baru ini. Dia beralasan sakit, namun hal itu dianggap hanya sebuah alasan.
Selain tidak rukun dengan manajemen, Enzo Maresca juga kurang disukai suporter. Dia cukup sering dicemooh penonton di beberapa laga, terutama saat gagal meraih kemenangan.
Masih dari sumber yang sama, pada Oktober, Chelsea-nya Maresca dicemooh lantaran takluk 1-2 di kandang sendiri dari tim promosi Sunderland. Puncaknya adalah saat seri 2-2 menjamu Bournemouth (30/12) dia dicemooh dan mendapat nyanyian satir.
"Kamu tidak tahu apa yang kamu lakukan," cemooh superter kepada Enzo maresca saat menarik Cole Palmer keluar, padahal Chelsea membutuhkan kemenangan.
Cemoohan suporter itu juga tidak bisa dijadikan pelecut semangat bagi Maresca untuk memperbaiki performa tim. Dia sudah pasti berusaha untuk membawa Chelsea meraih kemenangan secara berkesinambungan.
Tapi nyatanya hasil di lapangan menunjukkan bahwa teriakan kekecewaan dari suporter tidak membuat The Blues membaik. Namun justru memburuk dan Chelsea semakin menjauh dari persaingan juara Liga Inggris.
Pasca pemecatan tersebut, Chelsea dikabarkan akan mengontrak Liam Rosenior, pelatih Strasbourg asal Inggris. Hal ini tentu masih mengandung tanda tanya.
Pasalnya, Rosenior belum memiliki rekam jejak yang mumpuni sebagai pelatih sebuah tim, bahkan belum pernah meraih juara. Tentu dibandingkan dengan prestasi Maresca yang sudah meraih Conference League dan Piala Dunia Antar Klub, Rosenior tidak ada apa-apanya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
