Gelandang Inter Milan Henrikh Mkhitaryan. (Dok. Henrikh Mkhitaryan)
JawaPos.com - Henrikh Mkhitaryan merasa Inter Milan seharusnya bisa memenangkan laga lebih awal saat kalah adu penalti dari Bologna pada laga semifinal Piala Super Italia. Laga yang berakhir dengan skor penalti 2-3 tersebut dimainkan di Al -Awwal Park, Sabtu (20/12).
Inter Milan sebenarnya mencetak gol lebih dulu pada menit kedua melalui aksi yang dilakukan Marcus Thuram. Namun, Bologna mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-35 melalui gol penalti dari Riccardo Orsolini.
Ketidakmampuan Inter Milan dalam mencetak gol balasan cukup disesali Henrikh Mkhitaryan. Menurutnya, Inter Milan seharusnya bisa memastikan kemenangan sejak awal laga.
"Seharusnya kami bisa mengakhiri pertandingan lebih awal. Adu penalti adalah cerita yang berbeda. Kami tidak bisa mencetak gol seperti saat melawan Atletico Madrid. Kami menyesalinya. Kami selalu menciptakan banyak peluang," ucap Henrikh Mkhitaryan yang dikutip laman Sempre Inter, Sabtu (20/12).
Gelandang 36 tahun tersebut mengakui bahwa Bologna memang pantas untuk berada di laga final Piala Super Italia. Bagi Inter Milan, Mkhitaryan mengatakan bahwa timnya akan lebih bekerja keras di laga berikutnya.
"Itulah sepak bola. Ini bukan 11 lawan nol. Bologna pantas berada di sini setelah memenangkan Coppa Italia, dan kami tidak mampu menang. Tidak ada alasan. Kami akan menundukkan kepala dan bekerja keras," kata Mkhitaryan.
Pemain yang sudah pensiun dari Timnas Armenia tersebut memang sangat kecewa atas kekalahan dari Bologna. Namun, Mkhitaryan sudah mengetahui apa yang bakal dilakukan Inter Milan di kompetisi berikutnya.
"Namun, kami menyadari apa yang perlu kami lakukan. Kami akan bekerja lebih keras untuk mencapai tujuan kami. Bagi Inter, tersingkir dari Supercoppa merupakan pukulan awal dalam musim yang panjang," pungkas Mkhitaryan.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
