
Bek veteran Brasil Thiago Silva. (fotmob)
JawaPos.com-Thiago Silva saat ini sudah berusia 41 tahun bermimpi pensiun sebagai juara dunia. Dia masih percaya bisa dipanggil kembali ke skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.
Thiago Silva kembali ke Brasil untuk bergabung dengan Fluminense. Dia empat tahun bersama Chelsea dan memenangkan Liga Champions, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub.
Sebelum berkarir di Liga Inggris, Silva memenangkan 23 trofi dalam delapan musim bersama Paris Saint-Germain. Sebelumnya mengangkat trofi Scudetto bersama AC Milan pada 2011.
Dia tidak menunjukkan tanda-tanda melambat sejak kembali ke klub masa kecilnya, Fluminense yang berada di peringkat ke-20 klasemen Serie A Brasil saat awal bergabung. Tujuh kali clean sheet dalam delapan pertandingan liga, membantu mereka lolos dari degradasi. Mereka finis di peringkat kelima pada 2025.
Fluminense merupakan satu-satunya tim non Eropa yang mencapai semifinal Piala Dunia Klub. Thiago Silva membantu klubnya mencatatkan dua clean sheet dalam lima penampilan.
Pemain berusia 41 tahun itu menempati peringkat kelima di antara semua pemain bertahan di turnamen untuk sapuan bola (30) dan peringkat keenam bersama untuk intersepsi (tujuh) dan ketiga untuk duel udara yang dimenangkan (13).
Thiago Silva terakhir kali membela timnas senior pada Piala Dunia 2022, dari total 113 penampilan internasional. Dia belum dipanggil kembali oleh Carlo Ancelotti.
Dia berharap performa impresif di klub dapat membawanya tampil di Piala Dunia Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
"Bisakah Anda bayangkan jika saya mengakhiri karir dengan gelar Piala Dunia?" kata Silva dalam sebuah wawancara dengan France Football.
"Itu akan menjadi impian yang mutlak dan momen yang sempurna untuk berhenti. Saya belum dipanggil sejak Piala Dunia 2022, tetapi saya pikir itu bukan hal yang mustahil. Itulah mengapa saya menandatangani kontrak dua tahun dengan Fluminense, untuk mencoba bermain di Piala Dunia," papar Thiago Silva.
Brasil akan menghadapi Maroko dalam pertandingan pembuka Grup C pada 13 Juni di New Jersey. Dilanjutkan melawan Haiti di Philadelphia dan Skotlandia di Miami.
