
Pemain Atletico Madrid Julian Alvarez. (Instagram.com/atleticodemadrid)
JawaPos.com-Julian Alvarez berharap dapat meninggalkan jejak di Atletico Madrid. Dia menepis pertanyaan tentang masa depan dan bursa transfer.
Julian Alvarez bergabung dengan Atletico Madrid dalam bursa transfer besar-besaran dari Manchester City pada 2024. Sejak itu, dia telah mencetak 40 gol dalam 79 penampilan di semua kompetisi.
Pemain internasional Argentina itu menikmati awal musim yang bagus. Namun, Julian Alvarez hanya mencetak dua gol dalam delapan pertandingan terakhirnya bersama Atletico Madrid.
Atletico Madrid akan menghadapi Atletico Baleares di Copa del Rey pada Kamis (18/12) pukul 01.00 WIB. Ketika ditanya apakah dia telah mempertimbangkan masa depannya di ibu kota Spanyol, Julian Alvarez menjelaskan bahwa dia lebih fokus memimpin tim Diego Simeone meraih gelar juara.
Dia mengatakan kepada Panini Cromos, ingin memenangkan gelar bersama Atletico Madrid. Mengapa? Sebab menurut dia, perasaan mengangkat trofi itu sangat indah.
"Saya juga ingin meninggalkan jejak di klub ini. Tentu saja saya ingin gelar-gelar itu. Sejujurnya, saya merasa sangat nyaman (di Atletico). Mereka membuat segalanya sangat mudah bagi saya. Selain itu, memiliki banyak rekan setim asal Argentina sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari," papar Julian Alvarez.
Dia merasa banyak memiliki ruang untuk berkembang dan menemukan versi terbaik bagi karirnya. "Saya pikir, saya telah banyak berkembang, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi. Saya berada di jalur untuk selalu menginginkan lebih," kata Julian Alvarez.
Setelah memenangkan sembilan gelar Copa del Rey dalam rentang waktu 37 tahun antara 1960 dan 1996, Atletico Madrid hanya mengangkat trofi tersebut sekali dalam 28 edisi terakhir (pada 2013), di musim penuh pertama Simeone sebagai pelatih kepala.
Atletico Madrid berada di posisi keempat La Liga, tertinggal sembilan poin dari pemimpin klasemen Barcelona.
Simeone ditanya apakah dia mempertimbangkan langkah transfer apa pun di bursa transfer Januari, atau apakah dia akan mengizinkan pemain untuk pergi demi mendapatkan menit bermain reguler.
"Selalu ada rasa gelisah di antara para pemain dan perwakilan mereka," kata Simeone.
"Ini adalah waktu mereka untuk bekerja. Dengan adanya Piala Dunia di antaranya, akan selalu ada pemain yang ingin menunjukkan kemampuan mereka, meskipun tidak ada jaminan mereka akan bermain di tempat lain," ucap dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022