Vinicius Junior (Instagram @vinijr)
JawaPos.com - Pertandingan panas di San Mamés antara Athletic Club dan Real Madrid tadi malam tak hanya menyajikan duel intens di lapangan, tetapi juga insiden yang mencoreng atmosfer pertandingan.
Meski Los Blancos tampil dominan dan pulang membawa kemenangan meyakinkan, sorotan justru mengarah ke perilaku sebagian suporter tuan rumah.
Dalam laporan resmi yang dirilis LaLiga, otoritas kompetisi mengecam keras nyanyian tidak pantas dan ofensif yang diarahkan kepada dua pemain Real Madrid: Vinícius Jr dan Raul Asencio.
Laporan tersebut, yang dikonfirmasi melalui Mundo Deportivo, memuat detail lengkap mengenai momen-momen ketika suporter Athletic Bilbao melewati batas.
Nyanyian yang Berulang dan Menyasar Pemain Tertentu
Insiden bermula bahkan sebelum pertandingan berjalan jauh. Beberapa kelompok suporter dilaporkan mulai melontarkan nyanyian “Whitee Real Madrid, Whitee Real Madrid” saat laga baru memasuki menit pertama.
Chant tersebut tidak hanya muncul sekali, namun diulang pada menit-menit awal, menjelang akhir babak pertama, dan ketika babak kedua dimulai.
Situasi makin buruk ketika chant yang secara langsung menargetkan Vinícius Jr mulai terdengar. Dalam laporan disebutkan bahwa suporter berteriak "Bodoh, konyol" serta "Vinicius subnormal"—nyanyian yang jelas bersifat menghina dan tercatat muncul pada menit ke-19, ke-57, dan ke-76.
Tak berhenti di situ, Raul Asencio turut menjadi sasaran setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-55. Begitu kakinya menginjak lapangan, sebagian suporter langsung melontarkan ejekan seperti "Asencio mati, Asencio bajingan."
Respons Athletic Club
Athletic Club menyadari bahwa situasi di tribun mulai tidak terkendali. Klub tuan rumah segera menayangkan pesan melalui papan skor stadion—dalam bahasa Basque dan Spanyol—yang mengimbau suporter untuk berhenti bernyanyi hal-hal yang menyinggung dan menghormati para pemain di lapangan.
Meski imbauan tersebut menunjukkan itikad baik dari klub, insiden sudah terlanjur terjadi dan masuk dalam laporan resmi LaLiga.
Kasus ini bukanlah yang pertama dialami Real Madrid dalam beberapa musim terakhir. LaLiga kini menunggu langkah lanjutan dari komite disiplin atau otoritas terkait, dan mengingat sifat chant yang tercatat dalam laporan, konsekuensi yang lebih serius bisa saja menanti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022