
Luka Modric, pemimpin lini tengah AC Milan. (AP Photo/Luca Bruno)
JawaPos.com - Luka Modric baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia memiliki keinginan untuk bergabung dengan Chelsea saat masih memperkuat Tottenham Hotspur sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Real Madrid.
Gelandang asal Kroasia ini meninggalkan Dinamo Zagreb untuk bergabung dengan Spurs pada tahun 2008, namun tiga tahun kemudian, ia berusaha untuk pindah ke rival sekota mereka, Chelsea.
Spurs menolak beberapa tawaran yang diajukan oleh Chelsea, dan pada akhirnya, Modric memilih untuk bertahan satu musim lagi di Tottenham sebelum bergabung dengan Los Blancos pada tahun 2012. Selama kariernya di Madrid, ia berhasil meraih 28 trofi, termasuk enam gelar Liga Champions, dan juga meraih Ballon d'Or pada tahun 2018.
Modric mencatatkan kontribusi signifikan dengan 30 gol dan 63 assist dalam 394 pertandingan di La Liga, serta membentuk lini tengah yang solid bersama Casemiro dan Toni Kroos. Meskipun ia awalnya menginginkan transfer ke Chelsea, Modric percaya bahwa kegagalan transfer tersebut merupakan berkah tersembunyi yang membawanya ke kesuksesan yang lebih besar.
"Mungkin saya seharusnya tidak mengatakan secara terbuka bahwa saya ingin pergi," ungkap Modric dalam acara Neuspjeh prvaka.
"Saya bermain sangat baik di Tottenham. Mereka sangat keras terhadap saya, dan ketua, Daniel Levy, sudah menjelaskan dengan sangat jelas dalam pertemuan pertama kami bahwa sama sekali tidak mungkin mereka akan melepas saya."
"Setelah itu, saya melanjutkan hidup seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Saya tahu ini akan rumit, kedua klub berada di London, dan ada persaingan. Saya ingin pergi, meskipun saya tahu itu akan sangat sulit," lanjut Modric.
"Pada akhirnya, itu tidak terjadi, dan saya terus bermain, dan itu mungkin salah satu musim terbaik saya. Kami finis keempat, tahun itu Chelsea memenangkan Liga Champions," kata Modric.
Modric menutup dengan sebuah refleksi. "Musim itu fenomenal, dan setahun kemudian, kesempatan yang lebih baik datang. Dan akhirnya, hasilnya bahkan lebih baik, mungkin jika saya bergabung dengan Chelsea, saya tidak akan pergi ke Real Madrid," tutupnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
