Cristian Chivu menghadiri konferensi pers. (Dok Inter Milan)
JawaPos.com - Cristian Chivu menegaskan bahwa kekalahan telat Inter Milan dari Atletico Madrid begitu 'menyakitkan bagi semua orang' karena mereka kalah untuk pertama kalinya di Liga Champions musim ini.
Jose Maria Gimenez mencetak gol kemenangan pada menit ke-93 di Riyadh Air Metropolitano setelah Piotr Zielinski menyamakan kedudukan setelah gol pembuka Julian Alvaraz.
Berdurasi 92 menit dan 31 detik, gol Gimenez untuk Atletico merupakan gol kemenangan terakhir yang dicetak melawan Inter dalam pertandingan Liga Champions.
Inter baru saja menderita kekalahan kedua dalam 19 pertandingan di fase liga/grup kompetisi (M13 S4), sementara ini adalah pertama kalinya mereka kebobolan lebih dari satu gol dalam pertandingan tersebut (imbang 3-3 dengan Benfica) sejak November 2023.
Chivu pun kecewa dengan hasil melawan Atletico, terutama setelah kekalahan derbi mereka melawan AC Milan pada akhir pekan lalu.
"Ini menyakitkan bagi semua orang, karena ada banyak penyesalan. Kami datang ke sini dengan semangat untuk melakukan lebih banyak hal, lebih dari sekadar pulang dengan tangan hampa," ujar Chivu kepada Sky Sport Italia.
“Kami memulai dengan cukup baik, lalu kebobolan gol, memiliki kekuatan dan keberanian untuk bereaksi, menunjukkan kualitas dan intensitas."
“Kami bermain sedikit lebih dalam setelah beberapa saat, sebagian karena lawan pantas mendapatkan pujian karena berhasil menekan kami.”
"Ada beberapa serangan balik yang sayangnya tidak dapat kami manfaatkan sebaik-baiknya. Lalu di menit-menit terakhir, tendangan sudut ini datang tiba-tiba. Kami menempatkan pemain-pemain terbaik kami di kotak penalti untuk permainan bola mati, tinggi badan, dan kemampuan di udara, tetapi kami tetap kebobolan satu gol."
"Tim ini harus tahu bagaimana bereaksi, menyadari bahwa mereka kuat. Mereka harus memahami momen-momen pertandingan, lebih konkret, lebih klinis, tidak terlalu fokus pada sepak bola indah."
“Kami bereaksi dengan tekad dan kualitas untuk menyamakan kedudukan, tetapi tidak mampu mempertahankan hasil hingga akhir, juga tidak mampu memanfaatkan serangan balik tersebut untuk memenangkannya.”

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
