
Striker termahal di musim panas ini, Alexander Isak. (Dok. Liverpool FC)
JawaPos.com – Alexander Isak masih belum mampu membuktikan diri sebagai striker bernilai GBP 125 juta (Rp 2,74 triliun) bagi Liverpool FC (LFC). Sejak didatangkan LFC, Isak malah jadi faktor bad luck bagi klub berjuluk The Reds itu.
Seperti yang dialami LFC dalam matchweek ke-12 Premier League di Anfield kemarin (23/11). Memainkan Isak sebagai starter saat melawan Nottingham Forest, LFC malah dihancurkan tiga gol tanpa balas. Total empat kali Isak main starter, LFC selalu menelan kekalahan.
Kemarin Isak bermain selama 68 menit. Mantan striker Newcastle United pun hanya mencatatkan sekali tembakan dan tidak ada satu pun yang tepat sasaran.
Belum pernah ada striker yang mengalami periode kesialan musim pertama Premier League seperti Isak. Kali terakhir, Percy Saul yang melakukannya pada 1906 silam. Percy juga striker baru LFC saat itu.
Terlepas dari itu, kekalahan tersebut semakin menyulitkan ambisi LFC bersaing di Premier League. Pelatih Arne Slot pun mulai digoyang isu pemecatan dari petinggi LFC.
Berbicara di laman resmi klub, Slot mengakui jika performa Virgil van Dijk dkk kemarin memang di bawah form. ”Jujur, sulit mengukur seberapa buruk hasil pertandingan hari ini (kemarin, Red). Yang jelas, ini kekalahan yang sangat buruk. Bermain di kandang lalu menyerah 0-3 melawan tim mana pun tentu jadi hasil yang sangat sangat buruk,” keluh Slot.
