Pelatih Benfica, Jose Mourinho. (Valter Gouveia/NurPhoto)
JawaPos.com – Jose Mourinho mengekspresikan ketidakpuasan yang mendalam terhadap performa timnya walau Benfica berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Atletico CP pada hari Sabtu, 22 November, di Estadio do Rostelo. Dalam laga babak keempat Piala Portugal tersebut, Benfica, yang dikenal dengan julukan As Aguias, mencetak gol di menit-menit akhir melalui Richard Ríos dan striker andalan mereka, Vangelis Pavlidis.
Pelatih yang dikenal dengan gaya bicaranya yang tajam ini mengungkapkan bahwa penampilan para pemainnya di babak pertama sangat mengecewakan. "Di babak pertama, Benfica seperti tidak bermain, lebih buruk daripada tidak bermain, Benfica seperti tidak di lapangan," ungkap Mourinho, menyoroti kurangnya kontribusi dari para pemainnya.
Mourinho menambahkan bahwa situasi ini lebih parah daripada sekadar hasil yang buruk. "Yang lebih buruk daripada tidak bermain adalah memiliki begitu banyak pemain dengan sikap yang tidak dapat diterima bahkan dalam latihan. Karena dalam latihan kami sangat kompetitif sehingga saya bahkan tidak ingat satu sesi latihan di mana sikap kami seperti hari ini," jelasnya dengan nada frustrasi.
Dia juga mengkritik banyaknya kehilangan bola yang terjadi di lapangan. "Sejak menit pertama, ada banyak turnover yang benar-benar konyol. Babak pertama sangat buruk sehingga saat jeda babak pertama saya memberi tahu para pemain bahwa saya akan mengganti empat pemain," tambahnya. Mourinho mengakui bahwa keinginannya untuk mengganti sembilan pemain menunjukkan betapa seriusnya masalah yang ada.
"Saya tidak akan mengganti lima pemain karena saya tidak bisa bermain 45 menit tanpa pergantian pemain, tetapi saya sebenarnya ingin mengganti sembilan pemain. Bagi saya, sebagai pelatih, ingin mengganti sembilan pemain, itu berarti situasinya sangat buruk," ujarnya, menekankan pentingnya profesionalisme dalam tim.
Meski demikian, Mourinho mencatat perubahan positif setelah pergantian pemain di babak kedua. "Di babak kedua, kami tidak mengganti sembilan pemain, tetapi kami mengganti empat pemain, dan keempat pemain itu memberi tim sikap yang sama sekali berbeda. Mereka membantu tim menjadi jauh lebih menekan, jauh lebih intens, jauh lebih dinamis," tutupnya, menunjukkan harapan untuk perbaikan di masa depan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
