Skuad tim Liverpool (Instagram @liverpoolfc)
JawaPos.com – Liverpool harus menghadapi kenyataan pahit setelah dikalahkan secara telak oleh Manchester City dalam lanjutan Liga Premier Inggris musim 2025/26.
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi tim asuhan Arne Slot yang kini terpuruk ke peringkat kedelapan klasemen.
Berikut 5 fakta utama yang mencerminkan buruknya performa The Reds di Etihad Stadium, seperti dilansir dari laman Flashscore pada Rabu (12/11).
Liverpool kembali gagal menunjukkan soliditas di lini belakang dengan kebobolan tiga gol tanpa balas. Total 17 gol yang telah bersarang ke gawang mereka menjadi rekor terburuk kedua di antara 15 tim teratas. Kekalahan ini juga menjadi kekalahan terbesar Slot sejak menukangi Anfield, memperlihatkan rapuhnya sistem pertahanan The Reds.
Meskipun menguasai 51,5 persen bola, Liverpool tidak mampu mengubah dominasi itu menjadi ancaman nyata. Mereka hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan dan nihil peluang berbahaya di babak pertama. Situasi ini memperlihatkan betapa tumpulnya lini serang Liverpool meski memiliki pemain bertalenta seperti Mohamed Salah dan Szoboszlai.
Mohamed Salah tampil di bawah standar dengan kehilangan bola sebanyak 17 kali, tertinggi di lapangan. Dari enam sentuhan di kotak penalti City, tidak satu pun menghasilkan tembakan ke arah gawang. Ketidakmampuannya menciptakan peluang menjadi gambaran turunnya efektivitas sang kapten dalam pertandingan besar.
Baca Juga: Legenda Manchester United Roy Keane Sebut Liverpool Bukan Lagi Kandidat Juara Liga Inggris
Jeremy Doku menjadi pemain terbaik laga dengan torehan satu gol dan kontribusi luar biasa di sektor sayap. Ia mencatat lebih dari 10 dribel sukses dan tiga peluang berbahaya yang memporak-porandakan pertahanan The Reds. Gol indahnya dari luar kotak penalti menegaskan lemahnya antisipasi pertahanan Liverpool terhadap serangan cepat City.
Kekalahan kelima musim ini memperlihatkan bahwa Arne Slot perlu mengembalikan tim ke dasar permainan yang efektif. Statistik menunjukkan bahwa penguasaan bola dan akurasi umpan tinggi tidak lagi cukup tanpa hasil konkret di depan gawang. Dengan jeda internasional di depan mata, Slot dituntut memperbaiki kesalahan berulang agar Liverpool tak semakin tertinggal dalam perburuan gelar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022