
Sean Dyche memberi instruksi di pinggir lapangan ketika Morgan Gibbs-White (Nottingham) menjaga Anton Stach (Leeds). (Reuters/Andrew Boyers)
JawaPos.com – Sean Dyche menyoroti perubahan mentalitas Nottingham Forest setelah timnya bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 3–1 pada Minggu (9/11), sekaligus menandai kemenangan perdananya di Liga Inggris sejak menggantikan Ange Postecoglou.
Mantan manajer Burnley dan Everton ini telah menanamkan mentalitas tangguh dalam skuad Forest untuk bangkit dari zona degradasi, dan hal itu terbukti saat tampil di Stadion City Ground, ketika pasukan The Tricky Trees merespons ketertinggalan di menit awal.
"Ini pertanda mentalitas kami (Forest) berubah. Kami baru saja menelan satu kekalahan dari lima pertandingan (terakhir)," ujar Dyche setelah Forest mengakhiri sembilan pertandingan tanpa kemenangan di liga sejak Agustus, dikutip dari Reuters, Senin (10/11).
"Senang rasanya bisa kembali merasakan kemenangan. Pertandingan yang canggung karena berbagai alasan. Kami harus memaksimalkan skuad (yang ada). Kami harus bekerja sama dengan para pemain dan terus berkembang".
Dalam pertandingan ini, tim tamu lewat Lukas Nmecha membuka skor terlebih dahulu, membawa Leeds unggul pada menit ke-13, tembakan mendatar ke pojok bawah gawang tak mampu diantisipasi Matz Sels.
Tak butuh waktu lama, dua menit berselang, Ibrahim Sangare berhasil membawa tim pimpinan Dyche menyamakan kedudukan, memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Dan Ndoye yang ditepis Lucas Perri, dengan mudah gelandang Pantai Gading menceploskan bola.
Kapten Morgan Gibbs-White membawa Forest berbalik unggul melalui sundulan memanfaatkan umpan silang pemain pengganti Omari Hutchinson, dan Elliot Anderson memastikan kemenangan lewat sepakan penalti di menit-menit akhir.
Forest tetap berada di posisi kedua dari bawah, tetapi kini hanya tertinggal satu poin dari Burnley yang berada di posisi ke-17 dan tiga poin dari Newcastle United yang berada di posisi ke-14.
The Tricky Trees hanya kalah sekali dalam lima pertandingan sejak Dyche tiba setelah kalah tujuh kali dari sembilan pertandingan sebelumnya di semua kompetisi, tetapi ia mengatakan kunci kebangkitan timnya sekarang adalah meningkatkan standar lebih jauh.
"Sekarang kami haus akan lebih (dari sekedar hasil ini). Jangan hanya menerima begitu saja seperti: 'Ah, sudahlah, tidak apa-apa'. Tidak semuanya baik-baik saja. Tidak apa-apa jika Anda ingin mencapai sesuatu, tidak akan ada gunanya. Jadi, kami mengupayakan lebih dari sekadar tidak apa-apa," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022