
Selebrasi gol Lorenzo Pellegrini bersama Artem Dovbyk, Matias Soule, dan Kostas Tsimikas. (REUTERS)
JawaPos.com – AS Roma akhirnya kembali ke jalur kemenangan di Liga Eropa saat bertandang ke markas Glasgow Rangers di Stadion Ibrox, yang berakhir dengan skor 2–0 pada Jumat (7/11) dini hari WIB.
Giallorossi merasakan tekanan setelah dua kekalahan kandang beruntun di kompetisi kasta kedua Benua Biru ini usai tumbang secara mengejutkan dari Lille dan Viktoria Plzen, serta kalah dalam dua dari empat pertandingan Serie A terakhir mereka.
Roma kehilangan Paulo Dybala, Leon Bailey, Evan Ferguson, dan Angelino cedera, sementara Tommaso Baldanzi tidak memenuhi syarat membuat Gian Piero Gasperini harus memutar otak memilih skuad terbaik.
Untungnya, Giallorossi langsung mendominasi penguasaan bola sejak awal pertandingan ini. Roma langsung memimpin pada menit ke-13 ketika tendangan sudut Lorenzo Pellegrini dibelokkan oleh Bryan Cristante dan ditambahkan sundulan Matias Soule ke tiang jauh.
Tuan rumah berusaha membalas, Youssef Chermiti memanfaatkan kesalahan Kostas Tsimikas saat menerima umpan panjang untuk melesat dari sisi kanan kemudian melepaskan tendangan keras menyudut yang masih melebar di depan gawang Mile Svilar.
Kiper Rangers, Jack Butland juga sempat kembali direpotkan oleh tendangan Soule di tiang dekat, kemudian Roma benar-benar menggandakan keunggulan, ketika Artem Dovbyk memberikan umpan kepada Pellegrini yang melepaskan tembakan first-time dengan kaki kanan dari jarak 14 yard.
Tertinggal dua gol, ancaman nyata pertama Rangers tercipta di menit ke-39 ketika Gassama menjatuhkan Mario Hermoso, umpan lambung ditepis Mile Svilar, dan Gianluca Mancini melakukan blok krusial terhadap Moore yang gagal mengeksekusi dengan baik.
Di awal babak kedua, lini pertahanan Giallorossi harus kembali bekerja keras, ketika Hermoso berhasil menutup tendangan Chermiti, sementara Raskin menyambar bola muntah yang melenceng dari sasaran.
Roma entah bagaimana gagal mengubah skor menjadi 3-0 di menit ke-70, saat umpan silang dibelokkan untuk menghasilkan tendangan voli Tsimikas, yang kemudian menjadi asis tidak disengaja bagi Zeki Celik yang menyundul bola ke bawah mistar gawang hampir melewati garis gawang.
Kegagalan penambahan skor itu membuat hasil akhir pertandangan hanya menghasilkan 2–0 untuk kejayaan tim ibu kota Italia yang sedikit menaikkan mereka ke posisi 18 dengan koleksi enam poin, meski peluang untuk lolos langsung ke 16 besar semakin menipis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022