
Luciano Spalletti debut di Liga Champions bersama Juventus. (AFP/Marco Bertorello)
JawaPos.com – Luciano Spalletti menegaskan Juventus layak menang dalam hasil imbang 1–1 di pekan keempat Liga Champions melawan Sporting CP, tetapi sang juru taktik baru menyebut ambusinya ‘akan memenangkan banyak pertandingan' untuk Bianconeri.
Spalletti ditunjuk sebagai pengganti Igor Tudor di awal bulan November dan baru menjalani debutnya pada akhir pekan lalu dalam kemenangan 2–1 di Serie A atas Cremonese, sayangnya kini Bianconeri gagal meneruskan tren positif awal era pelatih asal Italia ini.
Tendangan cantik Maximiliano Araujo pada menit ke-12 berhasil membawa Sporting unggul terlebih dulu sebelum disamakan sontekan Dusan Vlahovic, tetapi serangkaian peluang sepanjang babak kedua tidak cukup untuk mengamankan kemenangan pertama Juve.
Menghadiri konferensi pers pasca-pertandingan, Spalletti mengapresiasi Sporting CP sebagai tim bagus yang selalu melakukan tekanan dan mengaku Bianconeri memulai laga dengan cukup rumit.
"Sporting adalah tim yang sangat bagus, karena mereka memainkan gaya sepak bola menyerang, mereka suka menguasai bola, dan melakukan tekanan yang keras," ujar mantan pelatih timnas Italia kepada Sky Sport.
"Awalnya kami memulai laga cukup rumit, lalu reaksi yang luar biasa ini, kami menguasai pertandingan dan lebih pantas memimpin (menang), menciptakan tiga atau empat peluang bagus.
“Kami di awal pertandingan kehilangan bola dengan mudah, umpan-umpan kami kurang bersih, kesulitan di bawah tekanan, tetapi secara keseluruhan setelah itu tim bermain dengan baik,” tambah Spalletti.
"Yang memberi saya keyakinan adalah kami memiliki pemain-pemain berbakat dengan kualitas yang dapat membuat perbedaan saat menghadapi lawan. Dusan (Vlahovic) juga bekerja sangat keras. Kami perlu meningkatkan kecepatan umpan, mengalirkan bola, dan membuat lawan bergerak."
Juru taktik berusia 66 tahun itu juga membeberkan gaya main sepak bola Portugal yang sudah ia kenali, sambil menyampaikan keyakinannya bahwa akan memenangkan lebih banyak pertandingan bersama Bianconeri.
“Ada risiko bermain terlalu menyerang ketika melawan (tim seperti) Sporting CP, karena mereka sangat piawai saat bermain di ruang-ruang sempit, itulah gaya sepak bola Portugal,” ujar Spalletti.
“Kami mengambil penguasaan bola dari mereka. Kami harus merebut setiap perebutan bola dari mereka dengan gigih, padahal kami terlalu mudah kehilangan. Saya masih yakin ini tim yang kuat, saya yakin jika kami mempertahankan semangat ini, kami akan memenangkan banyak pertandingan," tambahnya.
Dengan hasil imbang ini berarti Juve menghadapi risiko tereliminasi dari fase liga pertama kompetisi bergengsi Eropa ini yang sudah di depan mata, setelah hanya mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan pembuka, dengan selisih gol (-1).
Jadwal pertandingan yang berat menanti di lanjutan Liga Champions, dengan perjalanan tandang ke Bodo/Glimt yang selalu sulit, kemudian menjamu Pafos dan Benfica, sebelum akhirnya bertandang ke AS Monaco yang diperkuat Paul Pogba.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
