
Selebrasi Hugo Ekitike setelah mencetak gol. Liverpool akan menghadapi empat pertandingan berat ke depan usai empat kekalahan beruntun. (AP Photo/Ian Hodgson)
JawaPos.com – Kemenangan atas kuda hitam Bundesliga, Eintracht Frankfurt dengan enam gol di Liga Champions, ternyata tidak menghasilkan perubahan signifikan Arne Slot untuk kebangkitan Liverpool di Liga Inggris.
Tumbang di tangan Brentford 3–2 menyalakan sinyal bahaya untuk Liverpool yang menelan kekalahan keempat secara beruntun di liga domestik, mengulang rekor terburuk The Reds setelah meraih gelar pada 2020/2021 lalu.
Manajer asal Belanda, yang membawa The Reds meraih gelar Liga Inggris di musim pertamanya, sudah kehabisan alasan untuk menjelaskan kelesuan sang juara bertahan sejak awal musim 2025/2026 dimulai.
Liverpool memang tidak menyerah pada perebutan bola di lapangan. Tetapi, The Reds selalu kalah dalam peperangan.
Sepuluh pekan pertandingan masih tersisa di paruh pertama musim ini, tetapi beberapa pihak sudah siap untuk meremehkan upaya Liverpool mempertahankan gelar.
Memang, sulit untuk membela tim Slot saat ini. Manchester City membuktikan pada musim lalu bahwa juara bertahan tak mampu terhindar dari penurunan yang jauh lebih lama daripada sekadar penurunan sesaat.
Jadwal pertandingan The Reds yang akan datang menunjukkan penderitaan yang lebih dalam bagi tim asal Merseyside yang identik dengan warna merah ini. Berikut empat laga berat yang sudah menatap Liverpool asuhan Slot.
Sang juara bertahan Inggris ini sudah kalah dua kali di tangan pasukan Oliver Glasner. Arne Slot Mengawali musim di Community Shield dengan kemuraman yang diciptakan Crystal Palace usai menang adu penalti atas anak asuhannya.
Belum ada kritikan mendalam meski kekalahan tim pimpinan Slot itu menyakitkan. Pekan demi pekan terlewati dengan enam kemenangan beruntun di Liga Inggris dan kejayaan Piala Carabao melangkah ke putaran keempat.
The Reds kembali berhadapan dengan Palace. Kembali, The Eagles memadamkan Si Merah dengan mudah. Skor 2 – 1 untuk kejayaan Marc Guehi, dkk menjadi awal kehancuran Liverpool musim ini.
Sejak kekalahan pertama dari Palace tersebut, Liverpool hancur lebur dengan empat kekalahan beruntun. Termasuk dari dua rivalnya, Chelsea dan Manchester United, yang kian mengubur kepercayaan diri tim Merseyside ini.
Kini, Liverpool harus kembali berhadapan dengan tim yang mampu memadamkan semangatnya di awal musim ini. The Reds akan menantang Palace di Anfield pada Kamis (30/10) di putaran keempat Piala Carabao.
Ini akan menjadi pembuktian, apakah memang The Eagles adalah sosok penghancur Mohamed Salah dan tim, atau memang mental Liverpool mampu dibangkitkan dengan meraih kemenangan dalam laga ini.
Dari enam pertandingan Liga Inggris terakhir, Aston Villa belum kalah sama sekali dengan dua kali imbang dan empat kemenangan berturut-turut. Terakhir kali The Villans meraih kekalahan saat dihajar Palace 0–3.
Kejayaan tim asal Birmingham ini bisa semakin menenggelamkan Liverpool di lautan terdalam, untuk lima kemalangan beruntun tim pimpinan Arne Slot. Villa akan menjadi tim yang sulit dikalahkan meski bermain tandang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022