
Insiden kartu merah Pedri di penghujung pertandingan Real Madrid vs Barcelona di Santiago Bernabeu Minggu (26/10/2025) malam WIB. (Oscar Del Pozo/AFP)
JawaPos.com – El Clasico seolah penentu kesuksesan siapa yang berhak meraih gelar La Liga dan trofi kompetisi di Spanyol lainya, dan itu sudah terjadi pada Barcelona musim lalu. Jadi, Blaugrana akan tahu betapa dahsyatnya kekalahan yang mereka alami dari Real Madrid di Minggu (26/10) malam WIB.
Meski mampu menang 6–1 dari Olympiakos di Liga Champions pada pertangahan pekan lalu, tak dapat disangkal bahwa Barcelona menghadapi El Clasico pertama di musim 2025/2026 dalam situasi yang sulit.
Daftar cedera masih panjang, tanpa Raphinha, Robert Lewandowski, hingga Gavi yang masih menepi, pus kartu merah Hansi Flick saat melawan Girona, membuatnya berada di ambang kekalahan untuk duel melawan rival abadinya ini.
Sementara itu, Real Madrid semakin bersemangat dengan kembalinya beberapa pilar kunci dari cedera tepat waktu untuk pertandingan penting tersebut. Ditambah lagi suasana di Santiago Bernabeu memancarkan aura dendam musim lalu.
Tuan rumah sangat ingin mengalahkan rival terberat mereka dan mencetak gol, setelah menderita empat kekalahan beruntun dalam El Clasico musim lalu. Dengan hasil akhir 2–1, hal itu sedikit menyelamatkan wajah Barcelona.
Madrid melepaskan 23 tembakan dan ekspektasi gol (xG) yang sangat tinggi, yaitu mencapai 3,6. Hasil pertandingan bisa saja jauh lebih buruk untuk tim tamu dalam keadaan yang sangat pincang.
Berikut tiga pelajaran berharga dari kekalahan Barca di laga El Clasico:
Barcelona tidak terlalu terkejut dengan keputusan Inigo Martinez untuk hengkang dari Catalunya dan pindah ke Al Nassr pada musim panas lalu, mengingat iming-iming gaji tinggi bisa menghasutnya untuk terbang ke Timur Tengah.
Keterbatasan dana membuat pengganti di lini belakang tidak bisa dicari. Walau mungkin hanya sedikit yang bisa Barca lakukan untuk memperkuat daftar kedalaman bek tengah, keputusan Inigo untuk pindah sangat merugikan Barcelona.
Pau Cubarsi memang sangat berbakat dan benar-benar luar biasa, namun saat ini bek 18 tahun tersebut masih dalam fase pengembangan, tetapi performanya terlihat menurun musim ini karena absennya rekan berpengalamannya sebagai duo di jantung bertahanan.
Flick telah beralih ke Eric García untuk mendampingi wonderkid lulusan La Masia itu, setelah tampil mengesankan di berbagai posisi sejak musim lalu. Namun, sebagai duet, García dan Cubarsí terlihat kurang dalam segi atletisitas.
Inigo bukanlah pemain yang kasar, tetapi ia menguasai dasar-dasar permainan memanfaatkan segudang pengalaman yang ia punya.
Tandem baru Cubarsi-Garcia ditakdirkan untuk berjuang melawan Mbappe yang sedang dalam performa terbaiknya memimpin lini depan Madrid.
Dan Blaugrana tidak pernah mampu mengendalikan superstar Prancis tersebut. Pergerakannya begitu dahsyat, terutama Garcia yang kewalahan menghadapi kehebatan fisik pemain nomor 9 Los Blancos itu.
Tak diragukan lagi, ini adalah laga yang menentukan bagi Ronald Araujo, yang mungkin kurang lihai dalam penguasaan bola, tetapi jauh lebih unggul daripada Garcia dan seharusnya memiliki peluang lebih baik untuk meredam gempuran Madrid dalam transisi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022