Marcus Rashford tampil penuh percaya diri menjadi simbol kebangkitan sang bintang Inggris. (@marcusrashford)
JawaPos.com- Ketika Barcelona sepakat mendatangkan Marcus Rashford dengan status pinjaman dari Manchester United pada musim panas lalu, banyak yang menilai langkah itu sebagai sebuah pertaruhan besar. Namun, kini taruhan itu tampak mulai membuahkan hasil manis.
Penyerang asal Inggris berusia 27 tahun itu tampil gemilang di awal masa peminjamannya. Hingga saat ini, ia telah mencetak lima gol dan enam assist di semua kompetisi, membantu Barcelona bersaing ketat dengan Real Madrid di papan atas La Liga jelang laga El Clasico akhir pekan ini. Barca bahkan memiliki opsi untuk mempermanenkan Rashford di akhir musim dan sang pemain dikabarkan antusias dengan kemungkinan tersebut.
Kunci kebangkitan Rashford di Spanyol tak lepas dari tangan dingin pelatih Hansi Flick. Bersama staf kepelatihannya, Flick berhasil menemukan kembali peran ideal bagi Rashford sesuatu yang sempat hilang di bawah arahan Erik ten Hag di Manchester United musim lalu.
Secara posisi, Rashford memang beroperasi sebagai winger kiri, namun perannya jauh lebih dinamis. Flick memberinya kebebasan untuk bergerak antara sisi kiri dan area tengah, sehingga ia lebih sering berada di posisi berbahaya di depan gawang.
Hasilnya lebih banyak peluang, lebih banyak tembakan, dan tentu saja, lebih banyak gol.
Contohnya terlihat jelas saat laga Liga Champions melawan Newcastle United. Rashford mencetak gol indah dari luar kotak penalti setelah bergerak masuk ke tengah dari sisi kiri pergerakan khas yang kini menjadi bagian penting dari sistem serangan Barcelona.
Flick memang menyukai penyerang yang bermain rapat secara vertikal di tengah, dan fleksibilitas Rashford membuat permainan Barca di lini depan semakin cair dan sulit diprediksi.
Ketika Rashford bergerak ke dalam, bek kiri Alejandro Balde otomatis mengisi ruang di sisi sayap. Pola ini menjadi salah satu senjata utama Barca musim ini. Balde yang cepat dan agresif sering memanfaatkan ruang kosong di sisi kiri untuk melepas umpan silang, sementara Rashford menunggu peluang di area tengah atau memberi umpan terobosan balik ke rekan setimnya.
Hubungan taktis semacam ini bukan hal baru bagi Rashford. Saat masih di Manchester United, ia juga kerap tampil mematikan saat didampingi Luke Shaw yang memiliki gaya bermain serupa dengan Balde.
Pergerakan cerdas dari full-back juga membantu menarik perhatian bek lawan, membuka ruang bagi Rashford untuk berduel satu lawan satu situasi yang sering ia menangkan berkat kecepatan dan kemampuan dribelnya.
Selain aspek taktik, faktor psikologis juga memainkan peran penting dalam kebangkitan Rashford. Ia adalah tipe pemain yang sangat bergantung pada kepercayaan diri. Flick memahaminya dengan baik, dan memberinya kepercayaan penuh dengan menurunkan Rashford sebagai starter dalam enam pertandingan terakhir.
Konsistensi posisi dan menit bermain membuat Rashford menemukan kembali ritmenya. Bahkan, Flick kini mempercayakan tugas tendangan sudut dan bola mati kepadanya bentuk nyata dari rasa percaya pelatih terhadap kemampuan sang pemain.
Kepercayaan diri ini tercermin dalam permainan Rashford yang kini lebih berani, lebih efektif, dan lebih berpengaruh terhadap hasil pertandingan.
Fenomena pemain Manchester United yang kembali bersinar setelah pindah ke klub lain bukan hal baru. Namun, kasus Rashford menunjukkan bahwa bakat tidak pernah hilang, hanya butuh lingkungan dan peran yang tepat untuk kembali bersinar.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
