
Akhiri tren buruk, Nottingham Forest berhasil tumbangkan Porto 2-0. (Instagram @Officialnffc)
JawaPos.com-Morgan Gibbs-White mengaku akhirnya dapat bernapas dengan lega setelah Nottingham Forest meraih kemenangan perdana mereka dalam sembilan laga terakhir. Dalam laga pembuka era Sean Dyche, Forest menumbangkan Porto 2-0 di ajang Liga Europa, Jumat (24/10) dini hari WIB.
Melansir dari Daily Mail Sport, bintang muda Inggris itu tampil gemilang dengan mencetak gol pembuka melalui titik putih di City Ground. Namun di balik senyum malam itu, Gibbs-White tidak menutupi bahwa dua bulan terakhir menjadi periode yang sangat berat bagi timnya.
"Saya merasa seperti akhirnya bisa bernapas usai memenangkan pertandingan krusial hari ini. Beberapa bulan terakhir sungguh sulit dengan semua perubahan yang terjadi, hasil yang buruk. Jadi kemenangan ini terasa luar biasa, apalagi di hadapan fans sendiri. Mereka pantas mendapatkannya," ujar Morgan.
Musim panas Forest memang penuh gejolak dan tekanan. Setelah menolak tawaran Tottenham untuk Gibbs-White, klub justru diguncang pergantian pelatih beruntun.
Evangelos Marinakis, sang pemilik klub, memecat Nuno Espirito Santo hanya setelah tiga pertandingan. Penggantinya, Ange Postecoglou, juga tak bertahan lama yang kemudian didepak setelah 39 hari tanpa satu pun kemenangan.
Situasi itu membuat ruang ganti Forest kehilangan arah. Namun Dyche, yang baru ditunjuk sehari sebelum laga melawan Porto, langsung memberi perubahan nyata.
"Hal pertama yang dikatakan manajer baru adalah bahwa musim lalu kami punya identitas dan struktur permainan yang jelas," tutur pemain berusia 25 tahun tersebut.
"Dia ingin mengembalikan itu, dan membangunnya lebih baik lagi. Malam ini kami menunjukkan hal itu bahwa kami solid, sulit ditembus, dan tampil lebih percaya diri," tambah dia.
Kemenangan ini, lanjut dia, bukan sekadar soal tiga poin, tapi tentang memulihkan semangat tim untuk terus berjuang pada setiap laganya.
"Anda bisa merasakan moral tim meningkat. Energinya kembali. Rasanya lebih positif, dan itu harus dijaga jika kami ingin terus melangkah," ujar Gibbs.
Sementara itu, Dyche menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Dia juga bertekad untuk mengembalikan semangat juang pasukannya setelah melewati fase kekalahan beruntun.
"Saya tidak ingin pemain merasa puas hanya karena menang sekali. Yang terpenting sekarang adalah menstabilkan situasi dan mengembalikan dasar-dasar permainan yang sempat hilang," tegas Dyche.
Setelah mencatat kemenangan manis di pentas Eropa, Forest akan mencoba melanjutkan momentum saat bertandang ke markas Bournemouth akhir pekan ini.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
