Enzo Maresca memberi arahan anak asuhannya saat The Blues bertandang ke markas Lincoln City. (Darren Walsh/Chelsea FC)
JawaPos.com - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, resmi dijatuhi hukuman oleh Football Association (FA). Ia mendapat larangan mendampingi tim selama satu pertandingan dan denda sebesar GBP 8.000 (Rp 178 juta).
Hukuman ini diberikan menyusul insiden yang terjadi pada laga Premier League antara Chelsea dan Liverpool di Stamford Bridge, Sabtu (4/10/2025).
Dalam pertandingan tersebut, Maresca diusir wasit menjelang akhir laga, tepatnya pada menit ke-96 setelah melakukan selebrasi yang dianggap berlebihan dan mengucapkan kata-kata tidak pantas ke arah ofisial pertandingan.
FA menilai tindakan Maresca termasuk dalam kategori “improper and/or abusive behaviour” atau perilaku tidak pantas selama pertandingan berlangsung.
Melalui pernyataan resminya, FA menyebut: “Enzo Maresca telah dijatuhi larangan mendampingi tim selama satu pertandingan dan denda GBP 8.000 karena perilaku tidak pantas pada laga Premier League antara Chelsea dan Liverpool, Sabtu 4 Oktober."
Ia bertindak secara tidak pantas dan/atau menggunakan kata-kata yang menghina selama pertandingan, yang menyebabkan pengusirannya pada menit ke-96. Enzo Maresca telah mengakui tuduhan tersebut dan menerima sanksi standar.
Dengan keputusan ini, Maresca dipastikan tidak bisa mendampingi Chelsea dalam laga berikutnya melawan Nottingham Forest, yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini.
Insiden tersebut terjadi usai Chelsea mencetak gol penentu kemenangan di pengujung laga.
Maresca merayakan gol itu dengan cara yang sangat emosional, bahkan sempat berlari ke pinggir lapangan dan melakukan selebrasi yang disebut-sebut menyerupai gaya legendaris Jose Mourinho saat masih melatih The Blues.
Dengan absennya Maresca di pinggir lapangan, tanggung jawab teknis Chelsea kemungkinan sementara diambil alih oleh asisten pelatih Danny Walker saat menghadapi Nottingham Forest.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
