Duo senjata mematikan timnas Spanyol, Lamine Yamal (kiri) dan Nico Williams (kanan). (Dok. Reuters)
JawaPos.com – Koneksi apik duo wide attacker muda, Lamine Yamal (FC Barcelona) dan Nico Williams (Athletic Bilbao) di timnas Spanyol dimulai sejak kualifikasi Euro 2024 melawan Georgia (9/9/2023).
Saat itu Yamal melakoni debut dan Nico menjalani caps kesembilan bersama La Furia Roja – julukan timnas Spanyol. Total, dua pemain yang memang bersahabat itu sudah 20 kali main bersama (1/345 menit) di La Furia Roja.
Menghadapi Georgia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA di Estadio Martinez Valero, Elche, dini hari nanti (siaran langsung Vision+ pukul 01.45 WIB), Yamal-Nico sama-sama absen karena pemulihan cedera. Padahal, matchday ketiga di grup E tersebut bisa jadi ”anniversary” Yamal-Nico.
’’Mereka (Yamal-Nico) pemain spektakuler yang bisa memenangkan pertandingan sendirian. Saat ini, mereka sama-sama cedera dan semoga performa kami tetap bagus tanpa mereka,’’ kata Pau Cubarsi, bek tengah Spanyol sekaligus rekan seklub Yamal, dilansir dari Mundo Deportivo.
Menguji Statistik 11-0
Kali terakhir duet Yamal-Nico tampil adalah saat Spanyol menang setengah lusin gol tanpa balas (6-0) atas Turki di kualifikasi pada 8 September lalu. Meski begitu, La Furia Roja malah punya rekor bagus tanpa Yamal-Nico. Seperti dilansir dari Marca, Spanyol mencatatkan 11-0 alias sebelas kemenangan tanpa pernah kalah tanpa Yamal-Nico.
Tanpa Yamal-Nico, posisi sayap Spanyol bisa diisi oleh Ferran Torres. Pemain versatile yang notabene rekan Yamal di Barca. Satu slot lagi masih diperebutkan beberapa nama. Antara lain Yeremy Pino (Crystal Palace) maupun dua pemain dengan satu caps, Jorge de Frutos (Rayo Vallecano) dan Jesus Rodriguez (Como 1907).
Ada opsi entrenador Luis de la Fuente menggeser false nine Mikel Oyarzabal (Real Sociedad) ke posisi aslinya sebagai wide attacker. ”Kami masih mempertimbangkan semua kemungkinan untuk menemukan opsi terbaik,” ucap De la Fuente kepada Football Espana.
Sementara itu, absennya Yamal dalam kualifikasi kali ini memicu polemik antara Barca dan RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol). Entrenador Barca Hansi Flick menganggap timnas Spanyol terlalu memaksa Yamal bermain seiring cedera terjadi saat membela La Furia Roja. Di sisi lain, De la Fuente balik menganggap Barca-lah yang mengeksploitasi Yamal.
Mantan entrenador La Furia Roja Vicente del Bosque mendukung De la Fuente dalam polemik tersebut. Alasannya, De la Fuente membawa kepentingan bangsa. ’’De la Fuente dan timnas Spanyol layak mendapatkan yang terbaik,’’ klaim Del Bosque.
Prediksi Susunan Pemain
SPANYOL (4-3-3):
23-Unai Simon (g) (c); 2-Porro, 4-Cubarsi, 3-Le Normand, 22-Cucurella; 6-Merino, 18-Zubimendi, 20-Pedri; 7-Pino, 21-Oyarzabal, 11-Ferran
Pelatih: Luis de la Fuente
Jersey pemain: Merah
Jersey kiper: Hitam
GEORGIA (4-3-3):

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
